Ini Kata Ibu-Ibu Soal Maraknya Pedagang Sayur Keliling dan Pesan Antar Sayuran

Untirta

SERANG – Ditengah hiruk pikuk kehidupan di Kota Serang, ibu-ibu di Kompleks Griya Purnama yang bertempat di bagian barat Kota Serang menunjukan tren menarik dalam pola berbelanja.

Sekarang ini, semakin banyak ibu-ibu di Kompleks Griya Purnama yang lebih memilih untuk mendapatkan kebutuhan dapur mereka dari pedagang sayur keliling daripada pergi langsung ke pasar tradisional terdekat.

Setelah melakukan wawancara dengan beberapa ibu-ibu di Kompleks Griya Purnama ada berbagai alasan utama di balik pernyataan yang mereka gelontarkan antara lain yaitu dari segi kenyamanan dan kemudahan.

Ketika terdapat pedagang sayur keliling maka tidak perlu lagi keluar rumah jauh-jauh dan pagi hari buta, menunggu di tengah ramainya pasar, atau merasa kesulitan membawa pulang barang belanjaan yang berat.

Dengan membeli di pedagang sayur keliling, mereka bisa mendapatkan kebutuhan dapur yang dibutuhkan langsung di depan rumah.

“Pedagang sayur keliling sangat memudahkan saya, terutama dengan kesibukan saya sebagai IRT (Ibu Rumah Tangga) dengan mengurus anak-anak dan pekerjaan rumah tangga lainnya. Tidak perlu lagi repot-repot mengatur waktu untuk ke pasar. Terlebih lagi banyaknya pedagang sayur keliling jadi ketika tidak ada di pedagang satu maka saya tinggal menunggu pedagang sayur keliling lainnya,” kata Susi, ibu tiga anak yang tinggal di Kompleks Griya Purnama.

Baca juga:   Tradisi Prepekan di Pasar Kramatwatu Serang: Meriahnya Persiapan Menjelang Idul Adha

Nyatanya, ada juga ibu-ibu di Kompleks Griya Purnama yang mengakui bahwa harga barang di pedagang sayur keliling bisa sedikit lebih mahal daripada di pasar tradisional terdekat.

Meski demikian, mereka merasa bahwa kenyamanan dan kualitas yang didapatkan lebih dari cukup untuk mengkompensasi perbedaan harga tersebut.

“Kalau saya ketika weekend lebih memilih ke pasar tradisional terdekat, menurut saya ketika saya langsung pergi ke pasar tradisional lebih dapat terinspirasi ingin memasak apa hari ini karena terjejer banyak pilihan. Dan juga dapat berolahraga ataupun jogging, seperti menyelam sambil minum air,” ujar Irma, ibu dua anak yang tinggal di Kompleks Griya Purnama.

Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pasar tradisional tetap menjadi pilihan bagi sebagian ibu-ibu Kompleks Griya Purnama yang lebih suka berbelanja secara langsung dan menikmati suasana pasar.

Mereka mungkin lebih menyukai berbelanja secara langsung atau menemukan pilihan yang lebih bervariasi di pasar. Tetapi, tidak dapat dipungkiri bahwa pedagang sayur keliling telah menjadi alternatif yang populer dan diminati oleh ibu-ibu di Kompleks Griya Purnama.

Pergeseran ini menunjukkan adanya adaptasi terhadap gaya hidup yang semakin sibuk, di mana kenyamanan dan kualitas menjadi faktor yang sangat diutamakan dalam pengambilan keputusan konsumen.

Baca juga:   DPRD Provinsi Banten Meningkatkan Etika Profesi Humas untuk Transparansi dan Integritas

Tidak hanya itu, adapula pilihan lainnya yang lebih praktis yaitu penjualan sayur-sayuran organik secara daring dan langsung sampai serta tinggal mengambilnya, yaitu Selaras Farm.

Selaras Farm, perusahaan rintisan yang terkemuka dalam perdagangan sayur-sayuran organik secara daring di Kota Serang, kembali menjadi sorotan dengan inisiatif terbarunya yang revolusioner. Didirikan beberapa tahun lalu, Selaras Farm telah menghubungkan petani lokal dengan konsumen langsung melalui platform digital.

Selaras Farm ini tidak hanya menyediakan akses mudah bagi konsumen terutama ibu-ibu Komplek Griya Purnama untuk membeli sayur-sayuran segar dari petani terpercaya, tetapi juga mempromosikan praktik pertanian berkelanjutan.

Salah satu fitur utama Selaras Farm adalah “Farm-to-Table” yang memastikan produk yang terjual berasal dari sumber yang terverifikasi dan ramah lingkungan.

Di tengah-tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya pola makan sehat dan keberlanjutan, Selaras Farm terus menjadi pilihan utama bagi banyak keluarga dan ibu-ibu Komplek Griya Purnama yang peduli akan asal-usul dan kualitas makanan mereka dan sangat memudahkan ibu-ibu Komplek Griya Purnama.

Diharapkan bahwa dengan terus berkembangnya teknologi dan dukungan yang kuat dari masyarakat, Selaras Farm akan terus memainkan peran penting dalam mendorong transformasi positif dalam industri pertanian.

Naila Fitriani
Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini