Sekolah Lapang: Upaya Pemberdayaan Petani di Kabupaten Pandeglang

Untirta
. (foto: dok. Aditria Wahyu Permata, 2024)

BANTEN – Sekolah Lapang adalah sebuah program pendidikan non-formal yang dirancang khusus untuk petani. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani dalam mengelola pertanian mereka secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Di Desa Piniis, Kabupaten Pandeglang, Sekolah Lapang telah menjadi bagian penting dari kehidupan para petani. Setiap minggu, para petani berkumpul di lapangan terbuka atau di sawah untuk belajar langsung dari instruktur pertanian yang berpengalaman.

Materi yang diajarkan sangat beragam, mulai dari teknik budidaya tanaman, proses pembuatan pupuk, manajemen hama dan penyakit, hingga penggunaan teknologi pertanian modern.

Baca juga:   Tantangan Serang Siaga 112 sebagai Call Center Diskominfo Kota Serang

Salah satu peserta Sekolah Lapang, Bapak Mukti, mengungkapkan manfaat yang dirasakannya setelah mengikuti program ini.

“Dulu, saya hanya tahu cara bertani dari orang tua saya. Sekarang, saya belajar teknik baru yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Hasil panen saya pun meningkat,” ujarnya dengan antusias.

Program ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktek langsung di lapangan. Misalnya, para petani diajarkan cara membuat pupuk organik sendiri dan mempraktikkan teknik irigasi yang hemat air.

Baca juga:   Guru Bahasa Perancis sebagai Penggerak dalam Ketahanan Pangan di Parung Panjang

Instruktur juga memberikan pendampingan langsung saat musim tanam tiba, memastikan para petani dapat menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari.

Tidak hanya di Pandeglang, trend Sekolah Lapang juga mulai merambah ke berbagai daerah di Indonesia. Di Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan, program serupa telah diimplementasikan dan mendapatkan respons positif dari para petani.

Pemerintah berharap dengan semakin meluasnya program ini, sektor pertanian di Indonesia dapat mengalami peningkatan yang signifikan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini