Harga Sembako Mulai Turun Pasca Lebaran di Pasar Kemis

Pasar-Kemis
Pasar Kemis. (foto: Priambudi Firman Fajari)

TANGERANG – Setelah mengalami kenaikan sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Adha 1445H/2024, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, kini mengalami penurunan. Penurunan ini dirasakan pada beberapa komoditas seperti cabai merah keriting, telur ayam, bawang merah, bawang putih, dan gula pasir.

Khasanah, salah satu pembeli, menyampaikan rasa leganya karena harga bahan pokok mulai menurun sejak lebaran Idul Adha berlalu. “Selesai lebaran Idul Adha, harga kebutuhan pokok sudah mulai menurun. Sebelumnya naik di bulan lalu, ya meskipun harganya masih tinggi tapi sudah terjadi penurunan,” ujarnya, 2 Juli 2024.

Umi, seorang pedagang sembako di Pasar Tradisional Pasar Kemis, mengonfirmasi bahwa harga bahan pokok sudah mulai mendekati harga normal.

“Harga bahan pokok yang sudah menurun, cabai merah keriting sebelumnya Rp60.000 per kg menjadi Rp50.000 per kg. Untuk telur ayam, dari Rp28.000 per kg menjadi Rp27.000 per kg. Bawang merah turun dari Rp40.000 per kg menjadi Rp35.000 per kg. Bawang putih turun dari Rp40.000 per kg menjadi Rp25.000 per kg. Untuk gula pasir juga turun dari Rp18.000 sekarang menjadi Rp14.000,” kata Umi.

Baca juga:   Kelompok Tani Amor: Berhasil Ciptakan Ketahanan Pangan dengan Sistem Hidroponik

Penurunan harga ini disambut baik oleh para pembeli yang sebelumnya merasa terbebani oleh kenaikan harga yang terjadi menjelang dan setelah Idul Adha. Menurut Khasanah, penurunan harga ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Setidaknya sekarang kita bisa sedikit lebih lega dalam berbelanja kebutuhan pokok. Semoga harga-harga bisa terus stabil dan tidak naik lagi,” tambahnya.

Penurunan harga ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk berakhirnya permintaan tinggi selama Idul Adha dan stabilisasi pasokan di pasar. Sebelum dan selama Idul Adha, permintaan akan kebutuhan pokok seperti cabai, telur, bawang, dan gula meningkat tajam untuk persiapan perayaan, menyebabkan kenaikan harga.

Baca juga:   Antisipasi El Nino, Komisi IV DPR Soroti Kurangnya Keseriusan Kementan dalam Evaluasi Anggaran 2024

Setelah Idul Adha berlalu, permintaan mulai menurun seiring dengan selesainya masa perayaan, mengurangi tekanan permintaan di pasar dan menyebabkan harga turun.

Para pedagang di Pasar Kemis berharap penurunan harga ini bisa menarik lebih banyak pembeli untuk datang ke pasar. “Dengan harga yang lebih terjangkau, kami berharap bisa melihat lebih banyak pembeli yang kembali berbelanja di sini,” harap Umi.

Penurunan harga kebutuhan pokok ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi konsumen, tetapi juga bagi para pedagang yang berharap dapat meningkatkan volume penjualan mereka. Dengan kondisi harga yang lebih stabil dan terjangkau, diharapkan ekonomi lokal dapat pulih lebih cepat pasca Idul Adha.

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini