Implementasi Internet of Things (IoT) dalam Pemantauan Kinerja Mesin pada Industri Tekstil

Unair
Industri tekstil.

SURABAYA – Industri tekstil adalah salah satu sektor penting yang menghasilkan bahan dasar untuk pakaian dan produk tekstil lainnya, memiliki peran signifikan dalam perekonomian global. Di era modern ini, keberhasilan industri ini sangat bergantung pada integrasi teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi.

Dalam konteks ini, teknologi Internet of Things (IoT) muncul sebagai solusi inovatif yang berpotensi besar untuk merevolusi cara industri tekstil mengoperasikan mesin-mesin produksinya.

Latar belakang penelitian ini berfokus pada tantangan yang dihadapi industri tekstil dalam menjaga efisiensi operasional mesin dan memaksimalkan uptime, yang sangat kritikal dalam menjaga keunggulan kompetitif di pasar yang ketat.

Menanggapi kebutuhan ini, penggunaan IoT dalam pemantauan kinerja mesin menawarkan kemungkinan untuk mendapatkan insight operasional secara real-time, yang sangat membantu dalam mengambil keputusan yang cepat dan tepat untuk perbaikan dan pemeliharaan mesin.

Internet of Things (IoT)

Internet of Things, atau IoT, adalah konsep dimana objek fisik dilengkapi dengan sensor, perangkat lunak, dan teknologi lainnya untuk menghubungkannya dengan perangkat atau sistem lain melalui internet. Objek-objek ini dapat berkisar dari perangkat rumah tangga biasa seperti kulkas dan lampu, hingga alat yang lebih kompleks seperti mesin di pabrik atau sensor yang dipasang di mobil.

Baca juga:   Dukung Penyelamatan Lingkungan, Rekayasa Sistem untuk Optimasi Manajemen Limbah Industri Migas

Tujuan utama dari IoT adalah untuk menciptakan jaringan cerdas yang mampu mengumpulkan, mengirim, dan bertukar data secara real-time, meningkatkan efisiensi, kemudahan, dan kecerdasan dalam kehidupan sehari-hari atau operasi bisnis.

Dalam industri tekstil, IoT digunakan untuk mengotomatisasi proses produksi dari hulu ke hilir. Teknologi ini memungkinkan pemantauan real-time atas mesin dan proses, memudahkan prediksi pemeliharaan sehingga mengurangi downtime dan meningkatkan throughput produksi.

Sensor dan perangkat cerdas mengumpulkan data yang membantu dalam mengoptimalkan penggunaan bahan baku dan energi, serta memastikan kualitas produk yang lebih konsisten.

Implementasi IoT dalam Pemantauan Kinerja Mesin pada Industri Tekstil

Dalam industri tekstil, IoT digunakan untuk mengotomatisasi proses produksi dari hulu ke hilir. Teknologi ini memungkinkan pemantauan real-time atas mesin dan proses, memudahkan prediksi pemeliharaan sehingga mengurangi downtime dan meningkatkan throughput produksi.

Sensor dan perangkat cerdas mengumpulkan data yang membantu dalam mengoptimalkan penggunaan bahan baku dan energi, serta memastikan kualitas produk yang lebih konsisten.

Salah satu kasus implementasi IoT di pabrik tekstil di Indonesia adalah instalasi sistem IoT pada mesin-mesin pemintalan dan penenunan. Sistem ini dilengkapi dengan sensor yang mengukur kecepatan operasi dan getaran mesin, serta kamera yang memantau kualitas benang secara real-time.

Baca juga:   Program Mahasiswa UNAIR untuk Maksimalkan Potensi Kakao dan Tepung Cassava Desa Batok

Data yang dikumpulkan dikirimkan ke cloud, di mana ia dianalisis menggunakan algoritma canggih untuk mendeteksi pola yang tidak biasa dan memicu peringatan dini jika ditemukan penyimpangan. Hal ini memungkinkan manajemen pabrik untuk melakukan intervensi sebelum terjadi kerusakan serius, mengurangi downtime, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.

Manfaat dari implementasi teknologi ini termasuk peningkatan transparansi operasional, kemampuan adaptasi yang lebih besar terhadap permintaan pasar yang berubah, dan peningkatan umum dalam kepuasan pelanggan melalui konsistensi kualitas produk.

Namun, tantangan juga muncul, termasuk kebutuhan untuk investasi modal awal yang signifikan, kebutuhan akan keahlian teknis dalam teknologi informasi dan operasi mesin, serta isu keamanan data yang harus ditangani secara efektif untuk melindungi informasi sensitif perusahaan.

Daftar Pustaka:

Nofrialdi, R., Bimas Saputra, E., Saputra, F., & Nofriadi, R. (2023). Pengaruh Internet of Things: Analisis Efektivitas Kerja, Perilaku Individu dan Supply Chain.

Zakaria, M., Minarto, M., & Tamyiz, U. (2023). Perancangan Akuisisi Data Monitoring Kondisi Area Mesin Calendering Tekstil Dengan IoT. Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer, 20(1).

Penulis:

Rehilda Wella Patiung
Mahasiswa Teknik Industri Universitas Airlangga

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini