Fenomena Penggunaan Slang dan Bahasa Inggris pada Typing Chat Generasi Z

Slang-Bahasa-Inggris

BOGOR – Teknologi memberikan perubahan yang sangat signifikan terhadap setiap bidang. Mulai dari bidang ekonomi, pendidikan, hingga kebudayaan. Hadirnya teknologi juga memberikan pengaruh dan pola baru kepada cara komunikasi setiap individu.

Kita tahu bahwa saat ini banyak hal bisa dilakukan hanya melalui smartphone. Smartphone merupakan bentuk nyata dari hasil karena adanya teknologi.

Berbicara tentang teknologi, pasti ada kaitannya dengan digitalisasi. Sama halnya dengan teknologi, saat ini hampir semua aspek bidang sudah terdigitalisasi.

Dalam lingkup komunikasi, digitalisasi dapat diartikan sebagai proses dalam mengubah suatu informasi atau data dengan menggunakan media komunikasi dalam bentuk analog menjadi digital. Proses inilah melibatkan teknologi digital.

Peran teknologi digital pun juga merubah cara manusia dalam melakukan interaksi dengan satu sama lain. Tidak hanya itu dalam proses membagikan informasi pun saat ini juga terdapat perubahan. Perubahan ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi akan semakin canggih ke depannya.

Adanya digitalisasi juga memberikan perubahan pada pola komunikasi. Saat ini, kita bisa berkomunikasi secara instan hanya dengan melalui smartphone. Benda dengan layar sentuh dan ukuran kecil ini berubah menjadi kebutuhan pokok yang dimiliki oleh setiap individu.

Pengertian Smartphone Menurut Ahli

Menurut Gary B, Thomas J & Misty E, 2007, smartphone adalah telepon internet enabled yang biasanya menyediakan fungsi Personal Digital Assistant (PDA), seperti fungsi kalender, buku agenda, buku alamat, kalkulator, dan catatan.

Perangkat smartphone pun juga semakin dilengkapi dengan teknologi internet. Melalui teknologi ini, kita bisa memanfaatkan smartphone untuk berbagai hal. Seperti mencari informasi yang sedang viral, mencari tutorial, menonton siaran live streaming, mendapatkan informasi baru, dan melakukan informasi dengan banyak teman dari berbagai jaringan.

Baca juga:   Inacraft 2024: Pameran Pembangkit Usaha dan Budaya Indonesia ke Dunia

Salah satu hal yang bisa kita rasakan dengan adanya digitalisasi adalah masuknya berbagai macam informasi dan pengetahuan baru. Banyaknya informasi dan pengetahuan baru ini dapat ditemukan dalam pola komunikasi sehari-hari gen z.

Contoh Penggunaan Slang dan Typing Bahasa Inggris pada Generasi Z

Gaya bahasa yang saat ini semakin sering digunakan oleh generasi z bisa dibilang cukup menarik perhatian. Banyak istilah atau kosakata baru yang marak kita temui, terutama dalam berselancar menjelajahi media sosial seperti Instagram, Tiktok, dan X (twitter).

Ada beberapa contoh penggunaan slang dan bahasa inggris yang tren saat ini. Beberapa contoh slang gen z yang populer digunakan seperti saat ini yaitu green flag, red flag, ovt, pick me girl, santuy, dan masih banyak lagi slang yang diciptakan oleh generasi z.

Fenomena Penggunaan Istilah Asing dalam Typing Chat Gen Z Indonesia

Fenomena lainnya yang dapat dirasakan secara langsung dari adanya dampak digitalisasi dalam pola komunikasi gen z di Indonesia adalah semakin seringnya penggunaan istilah bahasa Inggris. Fenomena ini sering kita temui.

Hampir sebagian besar gen z di Indonesia menggunakan istilah bahasa Inggris. Penggunaan istilah dalam bahasa Inggris pada era digitalisasi saat ini dapat dengan mudah kita temukan di berbagai media sosial. Contohnya Instagram, Tiktok, YouTube, Whatsapp, Twitter, dan masih banyak lagi.

Tren penggunaan bahasa Inggris ini mulai meningkat terutama setelah di era pandemi Covid 2019. Dilihat dari perkembangannya pun, banyak generasi z yang semakin terbiasa menggunakan istilah bahasa Inggris dalam melakukan komunikasi.

Baca juga:   Perjalanan Singkat Menuju Festival Lotte Alley, Jakarta Selatan

Ada banyak tren penggunaan bahasa Inggris yang sering digunakan oleh gen z di Indonesia. Generasi z saat ini cenderung menggunakan bahasa Inggris ketika bercerita di media sosial dibanding menggunakan bahasa Indonesia.

Berkembangnya fenomena ini bukan tanpa alasan, hal ini dilatarbelakangi oleh beberapa faktor seperti:

1. Masuknya era globalisasi dan perkembangan teknologi

2. Adanya tren global membuat generasi z memanfaatkan media sosial untuk mengikuti tren global. Bahasa Inggris pun adalah bahasa yang dominan digunakan dalam tren, konten viral, dan meme yang ada di hampir seluruh penjuru dunia.

3. Adanya stereotip menjadi lebih modern dan keren ketika menggunakan bahasa Inggris.

Hadirnya tren penggunaan bahasa Inggris dalam proses digitalisasi memberikan banyak dampak. Dilihat dari segi positifnya, ada beberapa contoh dampak positif yang secara tidak langsung bisa dirasakan oleh generasi z:

1. Menambah kosakata baru,

2. Melatih kemampuan bahasa (bilingual),

3. Melatih kemampuan untuk berfikir,

4. dan Menganalisis rasa ingin tahu terhadap kosakata baru.

Dengan demikian, fenomena penggunaan slang dan istilah dalam bahasa Inggris yang saat ini semakin sering digunakan oleh generasi z merupakan hasil dari perubahan budaya, teknologi, dan tren digital yang dapat mempengaruhi cara mereka berkomunikasi.

Maka dari itu, kita sebagai generasi z bisa lebih melek terhadap perkembangan bahasa dan tidak lupa akan bahasa Indonesia yang menjadi bahasa utama kita dalam kehidupan sehari-hari.

Bernadette Narinta Ambar Putri
Mahasiswi Program Studi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini