Kobarkan Semangat Kebangsaan, Desa Sidoharjo Gelar Karnaval Rayakan Kemerdekaan RI

UPN-Veteran

JAWA TIMUR – Sorak ramai seluruh warga Desa Sidoharjo turut memeriahkan acara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia Ke-76. Di mana, hal ini sudah menjadi kegiatan rutin yang dilakukan tiap tahun dalam mempererat tali silahturahmi antar warga desa.

Karnaval ini diadakan sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan dan keragaman budaya Indonesia. Meskipun terik matahari cukup menyengat, warga Desa Sidoharjo pun tetap antusias menyambut iringan peserta karnaval yang berjalan dari Dusun Mukuh dan berakhir di Dusun Karang Tengah.

Wilayah Desa Sidoharjo terdiri atas 10 dusun dan lebih dari 300 warga dari berbagai kalangan usia mulai dari anak-anak sekolah dasar dengan iringan drum band, muda-mudi yang kreatif menggunakan kostum, hingga mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur dalam program Bina Desa yang turut berpartisipasi dengan membawa sang saka merah putih selama karnaval berlangsung.

Baca juga:   Didatangi Polisi, Bendera Palestina di Rumah Warga Beji Depok Diturunkan

UPN “Veteran” Jawa Timur mendapat julukan sebagai kampus bela negara, hal ini dibuktikan dengan antusiasme dari mahasiswa melalui kegiatan tersebut dengan menyalurkan rasa nasionalisme atau cinta Tanah Air.

Melalui program Bina Desa yang termasuk Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2023, Kepala Desa Sidoharjo, KH A Syaiful Anam, pun menerima dengan baik kedatangan para mahasiswa untuk dapat membantu permasalahan dan membangun Desa Sidoharjo.

Dalam pidato singkatnya, KH A Syaiful Anam menyatakan bahwa, “Saya selaku Kepala Desa Sidoharjo sangat menerima kedatangan dan niat baik para mahasiswa yang akan menjalani Program Bina Desa di Desa Sidoharjo. Semoga masyarakat dapat terbantu dengan adanya mbak-mbak semua.”

Baca juga:   Gelar Upacara HUT RI di Pulau Reklamasi, Anies: Kita Ingin Kirim Pesan ke Semua

Keberagaman suku, agama, ras, dan budaya tidak akan menggoyahkan semangat persatuan masyarakat Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan. Tidak lagi melawan penjajah, saat ini Indonesia bertahan dari adanya perubahan akibat adanya perkembangan zaman dan budaya.

Para generasi muda sudah selayaknya menjadi penerus bangsa yang cerdas dalam menerima hal baru tanpa menghilangkan tradisi budaya leluhur, termasuk tidak melupakan sejarah para pahlawan yang telah berkorban untuk NKRI.

Erika Widianti
Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini