Jelajah Sejarah Melalui Museum Ranggawarsita

Museum-Ranggawarsita
Museum Ranggawarsita. (foto: dok. pribadi)

SEMARANG – Kota Semarang merupakan ibu kota dari Provinsi Jawa Tengah, terdapat banyak sekali peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota ini. Peninggalan bersejarah tersebut meliputi peninggalan pada masa prasejarah, masa penjajahan Belanda hingga masa penjajahan Jepang.

Peninggalan-peninggalan tersebut dapat dinikmati melalui bangunan-bangunan bersejarah yang ada dihampir setiap sudut wilayah Kota Semarang, mulai dari bangunan bersejarah di Kota Lama, Lawang Sewu, Sam Poo Kong, Tugu Muda, dan masih banyak lagi bangunan-bangunan lainnya.

Tentunya sebagai seorang wisatawan lokal maupun asing di Kota Semarang terdapat rasa ingin menjelajah seluruh bangunan-bangunan atau tempat-tempat bersejarah tersebut. Nah, tidak banyak diketahui umum, ada salah satu cara menikmati tour keliling Kota Semarang yaitu hanya dengan mendatangi Museum Ranggawarsita! Yuk simak penjelasannya!

Sejarah Museum Ranggawarsita

Museum Ranggawarsita terletak di Jl. Abdul Rahman Saleh No.1 Kalibanteng Kulon, Semarang, Jawa Tengah. Berdasarkan sejarah berdirinya, museum ini pertama kali dirintis melalui proyek rehabilitasi dan permuseuman Jawa Tengah pada tahun 1975.

Kemudian museum ini resmi dijadikan sebagai Museum Provinsi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Fuad Hasan pada tanggal 5 Juli tahun 1989. Lalu pada tanggal 4 April tahun 1990 museum ini secara resmi disebut dengan nama Museum Ranggawarsita, diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada masa itu.

Penggambilan nama ‘Ranggawarsita’ sendiri berasal dari nama salah seorang pujangga besar dari Keraton Surakarta, yaitu Raden Ngabehi Ranggawarsita yang terkenal penciptaan karya sastranya.

Museum ini dikenal dengan sebagai museum terlengkap dan terbesar se-Jawa tengah, hal ini didukung dengan luas museum yang mencapai 1,8 hektar. Museum dengan gaya post-modern Joglo ini terdiri dari 4 buah gedung 2 lantai, dan masing-masing gedung berisi koleksi peninggalan bersejarah untuk setiap kategori peninggalan.

Peninggalan-peninggalan bersejarah yang ada di museum ini sendiri ada sebanyak 59.810 koleksi peninggalan yang terbagi ke dalam 10 jenis peninggalan, meliputi: peninggalan geologi, biologi, arkeologi, filologi, historika, numisatika, heraldika, keramologika, teknologika, ethnografika, dan peninggalan seni rupa.

Ke sepuluh jenis koleksi tersebut mewakili peninggalan-peninggalan sejarah, alam, arkeologi, kebudayaan, era pembangunan dan wawasan nusantara yang semuanya ada di museum ini.

Hanya dengan berkunjung ke museum ini, para pengunjung dapat menjelajahi peninggalan-peninggalan bersejarah mulai dari peninggalan era prasejarah yang ada di Gedung A, para pengunjung dapat menikmati koleksi fosil-fosil hewan, tumbuhan serta manusia purba, alat-alat penunjang kehidupan para manusia purba di zaman tersebut.

Kemudian beralih ke Gedung B, para pengunjung dapat menyaksikan koleksi peninggalan masa Hindu Budha seperti yoni, arca, dan lain sebagainya. Para pengunjung juga bisa menikmati peninggalan kebudayaan Islam seperti miniatur masjid agung Demak, replika kaligrafi, dan lainnya.

Bergerak ke Gedung C, para pengunjung dapat melihat koleksi sejarah era perjuangan bersenjata Indonesia menuju kemerdekaan yang meliputi: benda-benda bersejarah serta diorama pertempuran Indonesia melawan penjajah asing.

Kemudian lanjut ke Gedung D, para pengunjung dapat menikmati koleksi bersejarah yang berisikan tradisi serta kebudayaan terutama kesenian khas Jawa.

Selain dari ke empat gedung tersebut, ada Ruang Emas yang isinya merupakan serangkain koleksi benda-benda dari emas yang ditemukan pada era Hindu Budha di Jawa Tengah. Di sisi lain, para pengunjung juga dapat menikmati koleksi peninggalan bersejarah yang ada di luar ruangan, seperti replika candi serta arca dari kebudayaan Hindu Budha.

Para pengunjung dapat berkunjung serta menjelajahi Museum Ranggawarsita ini setiap hari, baik hari biasa maupun hari libur kecuali pada saat hari libur keagamaan karena museum ini tutup.

Tiket masuk ke museum ini juga sangat terjangkau, yaitu Rp. 4.000 untuk anak-anak dan Rp. 6.000 untuk dewasa serta turis asing.

Nah, selain dari jelajah peninggalan bersejarah di sekitar museum, para pengunjung juga dapat menikmati fasilitas tour keliling Kota Semarang gratis naik bus tingkat melalui Museum Ranggawarsita.

Pengalaman tour keliling Kota Semarang

Pengalaman menikmati fasilitas tour keliling Kota Semarang gratis melalui Museum Ranggawarsita dapat dirasakan hanya dengan mendatangi museum tersebut. Ada 3 jadwal trip untuk menikmati tour tersebut, yaitu: Trip 1 pada pukul 08.00; Trip 2 pada pukul 11.00; dan Trip 3 pada pukul 15.00.

Jadwal tersebut berlaku setiap harinya, sesuai dengan jadwal dibukanya Museum Ranggawarsita. Para pengunjung mulai dari anak-anak hingga dewasa dapat menikmati fasilitas tersebut tanpa dipungut biaya apapun.

Caranya mudah sekali, yaitu hanya dengan datang ke Museum Ranggawarsita dan menukarkan KTP ke petugas yang ada untuk ditukar dengan maksimal 2 tiket bus.

“Penukaran KTP hanya bisa dilakukan untuk maksimal 2 tiket bus, jadi kalau hanya berdua dapat memakai satu KTP saja,” ujar petugas yang ada di dekat bus.

Setelah berhasil mendapatkan tiket, para pengunjung bisa menunggu sampai bus siap berangkat disekitar parkiran bus. Disarankan untuk yang ingin mengambil trip agar bisa hadir di Museum Ranggawarsita kurang lebih setengah jam sebelum bus berangkat, hal ini supaya tidak kehabisan tiket bus.

Kemudian bagi kelompok atau rombongan dapat melakukan reservasi terlebih dahulu ke petugas, agar tidak memenuhi antrian selain rombongan.

Di dalam kegiatan tour keliling Kota Semarang ini, terdapat 3 armada bus tingkat, yaitu: “Si Denok”, “Si Kuncung” dan “Si Kenang”. Dari ketiga bus tingkat tersebut, biasanya para pengunjung umum mendapatkan jatah bus “Si Kenang” untuk menemani tour keliling Kota Semarang, sedangkan kedua bus lain biasanya digunakan untuk rombongan yang sudah reservasi sebelumnya.

Ketika sudah di dalam bus, para pengunjung dapat menduduki kursi sesuai dengan tiket bus yang telah didapatkan sebelumnya. Para pengunjung akan disambut dengan suara petugas yang siap memandu tour.

“Selamat datang di bus ‘Si Kenang’ yang siap menemani tour keliling Kota Semarang,” kata petugas melalui speaker yang ada di sudut bus.

“Para pengunjung diharapkan mematuhi tata tertib yang berlaku, tidak boleh makan di dalam bus, minum diperbolehkan asalkan tidak tumpah; tidak boleh corat-coret bus; wajib menjaga etiket agar barang tidak hilang maupun rusak; jika melihat sampah segera diambil dan dibuang ke tempatnya; juga bagi yang membawa anak harap dijaga jangan sampai berjalan-jalan di bus,” tutur petugas saat bus mulai berjalan.

Petugas selalu menceritakan mengenai sejarah dari masing-masing bangunan yang dilewati oleh bus, sehingga menambah wawasan bagi para pengunjung terkait sejarah di Kota semarang. Para pengunjung juga mendapatkan waktu 40 menit untuk singgah di Pasar Djohar baik untuk kuliner maupun hanya berkeliling pasar.

Kurang lebih para pengunjung diajak berkeliling Kota Semarang selama 2 jam, mulai dari Museum Ranggawarsita, melewati Kota Lama, Pasar Djohar, Balai Kota Semarang, Lawang Sewu, Museum mandala Bakti, Sam Po Kong dan masih banyak lagi, lalu kembali ke Museum Ranggawarsita.

Setelah turun dari bus, para pengunjung bisa langsung pulang ataupun mampir dan menjelajah isi dari Museum Ranggawarsita.

Generasi cinta sejarah dan budaya

Para generasi muda dapat mencoba pengalaman di atas, terutama karena merupakan pengalaman yang seru dan menyenangkan. Melalui pengalaman tersebut, generasi muda tidak hanya berwisata ke tempat-tempat hits namun juga berwisata ke tempat-tempat bersejarah yang juga tidak kalah keren.

Baik anak-anak, remaja hingga dewasa mereka dapat turut mempelajari peninggalan-peninggalan bersejarah serta kebudayaan yang ada dilingkungan sekitar kita sehingga dapat menumbuhkan rasa cinta nasionalisme melalui kunjungan ke Museum Ranggawarsita tersebut.

Rizki Rahmawati
Mahasiswa Universitas Negeri Semarang

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini