Mahasiswa UINAM Berbagi Bibit untuk Warga Desa dalam Upaya Pemanfaatan Pekarangan Rumah

UINAM
. (foto: dok. pribadi)

MAKASSAR – Dalam upaya pengoptimalisasian pekarangan rumah tangga dan mendukung progam kerja posko, sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) melaksanakan kegiatan berbagi bibit kepada masyarakat Desa Mattirowalie, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN yang bertujuan untuk memberikan manfaat konkret kepada masyarakat sekaligus mendukung ekosistem.

Sebanyak 120 bibit tanaman yang terdiri dari pucuk merah, daun salam, dan jambu kristal diedarkan kepada warga Desa Mattirowalie pada 28 Agustus kemarin.

Baca juga:   HMJ Ilmu Politik UINAM Sukses Gelar Inagurasi

Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN itu sendiri yang berjumlah 8 orang dari berbagai disiplin ilmu setelah melakukan observasi dan perundingan.

Koordinator Desa KKN, Arya, menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan pekarangan rumah tangga sebagai salah satu bentuk peningkatan perekonomian dan dapat dijadikan sebagai obat-obatan.

“Kami berharap bahwa dengan membagikan bibit tanaman ini, masyarakat dapat berperan aktif dalam memanfaatkan pekarangan rumah mereka dan mengurangi dampak negatif perubahan iklim,” ujar Arya.

Baca juga:   Melihat Lagi Efektivitas Kuliah Offline di UIN Alauddin Makassar

“Kami juga berharap bibit-bibit ini dapat tumbuh menjadi pohon-pohon yang besar dan bermanfaat bagi generasi mendatang,” imbuhnya.

Para mahasiswa peserta KKN juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat seputar cara menanam dan merawat bibit-bibit tersebut.

Salah satu warga, Asnidar, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKN dan universitas yang telah mengadakan kegiatan ini.

“Kami sangat senang dan berterima kasih atas bibit-bibit yang diberikan. Semoga ini menjadi langkah awal untuk membangun lingkungan yang lebih hijau dan sehat,” ungkap Asnidar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini