Korupsi Lukas Enembe Diperkirakan Capai Rp 1 Triliun

Lukas-Enembe
Lukas Enembe. (foto: Antara Foto/Aditya Pradana Putra)

harianpijar.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan pihaknya menduga Gubernur Nonaktif Papua Lukas Enembe (LE) melakukan korupsi yang tak sedikit. Bahkan, jumlah uang yang dikorupsi Lukas Enembe diperkirakan mencapai Rp 1 triliun.

“Korupsi LE ini menyangkut jumlah uang yang tidak sedikit, ratusan, mungkin bisa jadi sampai satu triliun, tentu kita akan dalami aliran uang-uang itu,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata kepada awak media di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Januari 2023.

Baca juga:   Pakar Nilai Dewan Pengawas Merupakan Cikal Bakal Pelemahan terhadap KPK

Menindaklanjuti hal itu, dikatakan Alexander Marwata, KPK saat ini sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak-pihak terkait. KPK tengah menelisik aliran uang lewat Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua hingga vendor-vendor yang mendapat proyek di Papua.

“Jadi tidak berhenti di kasus suap dan gratifikasi,” ungkap Alexander Marwata.

Seperti diketahui, Lukas Enembe sendiri telah ditetapkan jadi tersangka kasus korupsi pada September 2022. Namun, KPK baru resmi mengumumkan status tersangkanya pada Kamis, 5 Januari 2023.

Baca juga:   Pakar: Hak Angket KPK Dinilai Tak Akan Berdampak Secara Luas

Dalam konstruksi perkaranya, Lukas Enembe ditetapkan menjadi tersangka di kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan hadiah atau janji di sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua.

Selain Lukas Enembe, KPK juga menetapkan penyuapnya yang merupakan pihak swasta bernama Rijatono Lakka. (msy/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar