Mardani Bicara Soal Figur yang Masuk Radar Capres PKS, Ada Anies-Sandi-Andika Perkasa

Mardani-Ali-Sera
Mardani Ali Sera.

harianpijar.com, JAKARTA – Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera berbicara soal figur-figur yang masuk radar pencapresan partainya menjelang Pilpres 2024. Menurutnya, komposisi tokoh dari sipil dan militer dapat dipertimbangkan untuk diusung.

“Sipil-militer juga masuk. Intinya adalah PKS ingin menjalin sebanyak mungkin tokoh terbaik dari bangsa ini. Tidak hanya dia nasionalis atau religius atau dia militer ataupun sipil tapi kalau dia punya kapasitas,” ujar Mardani Ali Sera kepada awak media di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 21 September 2022.

“Mungkin kombinasi sipil, militer, nasionalis religius, itu yang mungkin akan mengorkestrasi bangsa ini dengan baik,” imbuhnya.

Mardani Ali Sera kemudian menyoroti kondisi perekonomian Indonesia yang masih dalam tahap middle income trap. Pemimpin berikutnya, kata dia, harus memiliki kemampuan yang menguasai secara teknis terkait situasi ekonomi negara.

“Kita sudah terlalu lama di kondisi middle income trap. Dari jaman Pak Harto itu kita disebut Macan Asia, Korea udah melambung jauh, yang lain sudah jauh. Sekarang Bangladesh dan Vietnam sudah melambung jauh,” kata Mardani Ali Sera.

“Kita perlu pemimpin yang juga merakyat tapi juga punya kemampuan teknokrasi dan eksekusi yang sistematik,” tambahnya.

Baca juga:   Nilai Bermakna Bagi Masyarakat, Dinas Kehutanan DKI: Instalasi Gabion Bisa Jadi Edukasi

Mardani Ali Sera mengatakan Menparekraf Sandiaga Uno termasuk salah satu figur yang dipertimbangkan kapasitasnya. Selain itu, dirinya juga melirik figur dari kalangan kepala daerah.

“Sandi di antara figur yang punya kapasitas dan sudah membuktikan tapi mostly akan banyak dari kepala daerah. Kementerian bagus, tapi unitnya spesifik. Kalau kepala daerah itu kan tinggal scaling up aja,” ucapnya.

Sedangkan tokoh dari militer yang masuk radar PKS yakni Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. “Ya sekarang ini kan beliau panglima. Ya karena Panglima punya kapasitas,” sebutnya.

Saat ditanya apakah Anies Baswedan masuk dalam radar partainya, Mardani Ali Sera tak menyebut secara gamblang. Namun, secara pribadi, dirinya mengaku tertarik dengan sosok Gubernur DKI Jakarta itu.

“Ha-ha-ha…, kalau saya akan senang. Kalau saya, ya,” tuturnya.

Selanjutnya, Mardani Ali Sera lalu memperkirakan soal lumbung suara figur yang dilirik. Dirinya menyebut Anies Baswedan memiliki basis suara cukup kuat di Jawa Barat. Dengan demikian, figur lainnya yang akan disandingkan dengan Anies Baswedan harus memiliki lumbung suara di wilayah lain.

Baca juga:   Sandiaga Uno: Kami Apresiasi Pendukung yang Tak Datang ke MK

“Tentu kita kalau berkoalisi ingin menang kan. Jadi kalau sederhananya kan kolam pilpres cuma tiga, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. Kalau Mas Anies katakan kuat di Jawa Barat, maka harus cari calon yg kuat di Jateng atau Jatim. Jangan sampai dua-duanya di kolam yang sama. Itu kan tidak pas, peluang menangnya kecil,” ujar Mardani Ali Sera.

Meski dirinya berbicara soal nama-nama figur yang santer, Mardani Ali Sera mengatakan soal pencapresan akan diputuskan oleh Majelis Syuro PKS.

“Ya kan nanti semua boleh ngusulin nanti di majelis syuro akan diputuskan,” ungkapnya.

Selain itu, dikatakan Mardani Ali Sera, sejauh ini pihaknya masih mesra dengan Partai NasDem dan Partai Demokrat terkait rencana koalisi. Menurutnya, deklarasi koalisi paling lambat pada akhir tahun ini.

“Intens komunikasinya PKS, NasDem, dan Demokrat. Tetapi memang langkah pertama kan membentuk koalisi dulu, baru kemudian capres dan cawapres, yang capres cawapresnya masih ada satu-dua yang harus didiskusikan,” kata Mardani Ali Sera.

“Doakan saja jodoh dan dalam waktu dekat. Kalau saya berharap sebelum akhir tahun sudah dideklarasikan,” imbuhnya. (ilfan/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar