Bupati Memberamo Tengah Diburu KPK, Demokrat Ingatkan Melarikan Diri Tak Selesaikan Masalah

Kamhar-Lakumani
Kamhar Lakumani.

harianpijar.com, JAKARTA – Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP) diduga melarikan diri ke Papua Nugini saat hendak dijemput paksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Partai Demokrat yang menjadi partai tempat Ricky Ham Pagawak bernaung, meminta kadernya itu untuk tidak melarikan diri dan menyelesaikan persoalan tersebut.

Hal itu disampaikan Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani. Mulanya, Kamhar Lakumani mengungkapkan bahwa partainya sangat menghormati dan menjunjung tinggi proses hukum.

“Partai Demokrat sangat menghormati dan menjunjung tinggi proses hukum. Menyadari sepenuhnya bahwa demokrasi yang sehat dan kuat mensyaratkan hukum sebagai panglima yang tak bisa ditawar-tawar. Semuanya sama di depan hukum dan tak ada yang kebal hukum,” ujar Kamhar Lakumani kepada awak media, Sabtu, 16 Juli 2022.

Baca juga:   Dirjen Hubla Kemenhub dan Pengusaha Pemberi Suap Resmi Ditahan KPK

Kamhar Lakumani mengatakan sejak era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Ketum Partai Demokrat, tidak pernah ada kader yang ditolerir jika terkena kasus korupsi. Demikian juga saat Partai Demokrat dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sekarang.

“Ini telah dicontohkan pada masa kepemimpinan Pak SBY saat menjabat Presiden sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat yang tak mentolerir pelanggaran hukum apalagi tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh kader, bahkan kader utama partai sekalipun tak ada pengecualian. Semuanya diproses secara hukum, dan menghormati sepenuhnya proses dan keputusan hukum. Di masa kepemimpinan Mas Ketum AHY pun demikian, nilai, sikap dan tradisi ini kokoh terjaga,” ungkapnya.

Untuk itu, Kamhar Lakumani meminta Ricky Ham Pagawak secara kesatria menghadapi proses hukum yang sedang berjalan. Dirinya mengingatkan jika melarikan diri tidak akan menyelesaikan persoalan.

Baca juga:   Soal Perppu KPK, PKS Sebut Presiden Jokowi Tak Boleh Dilema

“Karenanya sesuai dengan etika dan fatsun politik sebagai kader Partai Demokrat, Pak RHP wajib menghadapi proses hukum yang tengah dihadapinya saat ini secara kesatria. Jika benar informasi bahwa beliau kabur ke PNG, maka kami ingatkan bahwa melarikan diri tak akan menyelesaikan masalah, malah hanya semakin menambah masalah,” tuturnya.

Selain itu, Kamhar Lakumani juga berharap Ricky Ham Pagawak memenuhi panggilan KPK. Partai Demokrat, kata dia, akan memonitor proses tersebut.

“Karenanya kita harapkan beliau akan mengindahkan dan menghadiri panggilan KPK. Kita akan memonitor agar proses hukumnya profesional dan adil,” kata Kamhar Lakumani. (ilfan/det)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini