Junimart PDIP Ingatkan Fadli Zon: Sebelum Bicara Berpikir Dulu!

Junimart-Girsang
Junimart Girsang. (foto: detik/Matius Alfons)

harianpijar.com, JAKARTA – Anggota DPR Fraksi PDIP Junimart Girsang merespons Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon yang mengungkit kasus korupsi bansos di tengah polemik pencabutan izin pengumpulan uang dan barang Aksi Cepat Tanggap (ACT). Dirinya pun meminta Fadli Zon mikir dulu sebelum bicara.

Awalnya, Junimart Girsang mengatakan kasus ACT sudah ditindak oleh Kemensos dengan mencabut izin pengumpulan uang. Menurutnya, hal itu tidak perlu dikaitkan ke mana-mana.

“Itu kan menjadi kewenangan dari Kemensos untuk mencabut izin, tentu Kemensos juga punya alasan tersendiri kenapa sampai dicabut. Kalau saya ditanya, saya tidak bicara substansi. Kan menurut berita-berita dan mungkin Kemensos juga sudah melakukan investigasi tentang ACT ini, maka terjadilah pencabutan ACT,” ujar Junimart Girsang di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 7 Juli 2022.

Junimart Girsang juga mempertanyakan apa motivasi Fadli Zon mengungkit kasus korupsi bansos dengan masalah pencabutan izin pengumpulan uang ACT. Dirinya menyebut tak ada kaitan pencabutan izin pengumpulan uang ACT dengan kasus bansos.

Baca juga:   Capaian Pemerintah Jauh dari Harapan, Fadli Zon: Saya Kasih Angka 5

“Yang kedua, kalau ada menghubungkan kepada misalnya urusan-urusan lain menyangkut misalnya kader partai. Ya tentu kita harus pertanyakan motivasinya apa. Kan nggak ada hubungannya ini, ACT dengan kader-kader partai yang pernah menjabat di kementerian atau yang pernah menjabat di kelembagaan,” jelasnya.

Karena itu, Junimart Girsang meminta Fadli Zon berpikir dulu sebelum bicara. Dirinya menyarankan Fadli Zon fokus bekerja sebagai anggota DPR.

“Jadi tentang misalnya Pak Fadli Zon justru saya mempertanyakan itikad baik beliau, ada apa dengan Pak Fadli Zon. Kenapa sampai, misalnya, berbicara tidak sesuai dengan koridor. Ya sudahlah kalau anggota DPR ini kan harus punya visi misi yang sama membangun negara bangsa ini,” kata Junimart Girsang.

“Tidak perlu kita melakukan satu hal yang provokatif. Kan tidak perlu begitu. Saya ingatkan Pak Fadli Zon, supaya sebelum berbicara itu berpikir dululah. Lebih bagus kita kerja, kerja, kerja untuk bisa bersinergi dengan pemerintah,” tambahnya.

Baca juga:   Taufiqulhadi: NasDem Keberatan Jika Gerindra Minta Kursi Menteri Urusan Pangan

Sebelumnya, Fadli Zon mengkritik pencabutan izin penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang ACT oleh Kemensos. Dirinya mengingatkan pemerintah jangan otoriter terkait kebijakan tersebut.

“Seharusnya jangan otoriter main cabut izin ACT,” ujar Fadli Zon dalam akun Twitter-nya, @fadlizon, yang dibagikan kepada awak media, Kamis, 7 Juli 2022. Cuitan Fadli Zon tersebut telah disesuaikan dengan ejaan yang benar.

Fadli Zon meminta pemerintah mengaudit yayasan dan memproses secara hukum terlebih dahulu sebelum izin dicabut. Dirinya lantas mengungkit soal oknum koruptor dana bansos di Kemensos.

“Audit dan bawa ke ranah hukum, setidaknya ada usaha mencari keadilan. Apakah ini ulah oknum atau sistemik? Jangan salahkan kalau logika ini dipakai pada oknum koruptor dana bansos di Kemensos,” tukasnya. (msy/det)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini