Kafe Mr B Coffee: Berawal dari Hobi dan Mimpi Sang Pemilik

Mr-B-Coffee
Pemilik Mr B Coffee Batam Bernard Wibowo (kiri) bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad (kanan).(foto: dok. Mr B Coffee)

harianpijar.com, JAKARTA – Cerita di balik hadirnya kafe Mr B Coffee di Batam berawal dari hobi ngopi sang pemilik, Bernard Wibowo atau yang lebih akrab disapa dengan Bernard Huang. Bahkan, Mr B Coffee juga sudah menjadi bagian dari mimpinya sejak 2015 lalu, namun baru bisa terwujud di awal 2022 ini.

Pria berpakaian batik itu tengah duduk sambil sibuk dengan laptopnya. Sesekali dia menyeruput kopi, lalu fokus kembali dengan laptopnya. Dia memilih duduk di meja sudut, yang berhadapan langsung dengan dengan meja barista. Dialah Bernard Wibowo atau Bernard Huang, seorang di balik kafe Mr B Coffee.

“Sekarang kantor saya di sini. Pekerjaan utama bisa diremot dari sini,” kata Bernard mengawali pembicaraan, seperti dikutip dari batampos.

Bernard mengungkapkan ngopi kini sudah menjadi budaya dan gaya hidup bagi sebagian besar warga dunia, khususnya warga Batam. Di kota ini, makin semarak kedai, warung, bahkan kafe yang menjadikan kopi sebagai minuman signature-nya.

“Jadi sebenarnya, bukan ikut-ikutan buka warung kopi, tapi juga menjawab kebutuhan para penikmat kopi. Dan yang paling utama, ini bermula dari hobiku yang wajib nongkrong dan ngopi setiap hari. Bayangkan itu bertahun-tahun saya lakukan. Sudah berapa duit habis hanya untuk ngopi. Ya sudah, akhirnya memilih membuka Mr B Coffee ini,” ujar Bernard.

Bernard mengatakan bahwa dirinya pernah ketergantungan kopi. Bertahun-tahun, dalam sehari, dia bisa mengonsumsi kopi pahit 4-5 gelas. “Dari pagi sampai sore. Lebih dari lima tahun,” ungkapnya.

Aktivitas itu mulai dia kurangi saat hendak menikah pada 2018 lalu. Bernard mulai fokus menabung untuk modal menikah. “Mulai jarang nongkronglah. Namun, banyak yang bilang sehari tak ngopi itu tak masalah. Bagi saya masalah. Bagi mereka yang benar-benar penikmat kopi, kalau tak ngopi, memulai hari itu serasa ada yang kurang. Tak fokus,” ungkapnya.

Influencer Batam kelahiran Medan ini punya mimpi ingin membuat warung kopi sejak 2015 lalu. Dia ingin punya beberapa gerai yang bisa menyajikan kopi premium kepada para penikmatnya.

“Awalnya pengen buat gerobak kopi dulu, kalau berkembang buka sampai 10 cabang, berkembang dan dikenal lagi bisa buka kafe. Uangku untuk modal saat itu tak cukup. Ya sudah jadi mimpi saja dulu saat itu,” kata Bernard.

Bernard juga menuturkan mimpinya itu mengalami beberapa fase dan proses yang akhirnya bisa kenyataan seperti sekarang. Setelah menikah, dia bersama sang istri, Novi, wajib membeli kopi dari salah satu warung kopi berjaringan. Setiap hari mereka lakukan.

Baca juga:   Tak Cuma Bikin Gigi Kuning, Ini Efek Lain dari Kopi pada Gigi

“Istriku lalu bercanda bilang begini ‘kok tiap hari beli, selalu tiap extra shot selalu tambah harga. Tiap order online selalu kena ongkir. Kadang rasa tak pas. Kenapa kita tak buka cafe kopi sendiri saja, biar rasanya tetap sama dan harga tak neko-neko’,” kenang Bernard sembari tertawa.

Maka tercetuslah ide itu pada Desember 2021 lalu. “Berawal dari mimpi ingin menyajikan minuman kopi dari biji berkualitas, lalu candaan istri, eh malah jadi kenyataan. Cara Tuhan menjawab berbagai mimpi dan doa kita itu memang unik asal kita percaya,” imbuh pria 35 tahun ini.

Kafe Mr B Coffee

Kafe itu kini diberi nama Mr B Coffee dan sudah beroperasi sejak 14 Januari 2022. Dapat dikunjungi di Limindo Trade Centre 2 Blok A, Nomor 12, Batam Center, yang bersebelahan langsung dengan Bhinneka Resto & Cafe. Sangat mudah diakses dari Simpang Kara atau juga dari Simpang Orchid Park, Batam Center.

Manajer perusahaan minuman import sekaligus pemilik akun Instagram @bernard_huangg dan @deliciousbatam ini mengaku, butuh perjuangan dalam merealisasikan kafe ini. Segala hal dirinya lakukan, mulai dari kursus barista yang mengharuskannya belajar mengenal jenis kopi secara dasar, roasting, hingga proses kalibrasi, dan penyajian komposisi serta penyajian supaya kopi enak.

Tak hanya itu, proses pemilihan tempat, penentuan desain interior, hingga modal yang ternyata tidak sedikit. Semua Bernard lakukan demi menghadirkan kafe yang menyajikan kopi dengan cita rasa nikmat yang berkualitas bagi pelanggannya. “Hanya mesin kopi saja ternyata mahal sekali. Belum lagi yang lainnya. Saya menggunakan tabungan pribadi,” ucapnya sambil menyebut biaya yang sudah dia habiskan.

Apa alasan kafe ini diberi nama MR B? Bernard menjelaskan karena itu menjadi signature namanya. Mr B Coffee yang artinya kopinya tuan Bernard. “Langsung punya brand sendiri dan logo sendiri. Jelas ada kebanggaan tersendiri,” ungkapnya.

Di kafe ini pengunjung bisa menikmati berbagai jenis minuman kopi dari dua jenis kopi, yakni Arabica dan Robusta. Arabica ditanam di dataran tinggi. Kandungan proteinnya bagus untuk tubuh. Ada rasa asam dalam kopi ini. Apalagi saat dicampur dengan susu segar, rasanya lebih nikmat. “Pecinta kopi asli lebih suka Arabica,” ucap Bernard.

Baca juga:   Presiden Jokowi Ingin Kedai Kopi Indonesia Bertarung di Pasar Dunia

Sedangkan kopi Robusta, kandungan kafeinnya tinggi. Dengan mengonsumsi jenis ini, penikmatnya akan melek dan semangat. “Terutama bagi perokok, Robusta paling cocok. Kenapa? kandungan kafein dari Robusta gabung dengan nikotin dari rokok, itu nikmatnya seperti candu. Makanya ada orang yang suka mengopi sambil merokok kan?” beber Bernard.

Lebih lanjut ayah dari Freya ini menyebutkan, terealisasinya mimpinya membuka kafe ini tak lepas dari dukungan istrinya, Novi. Sang istri yang turut berperan aktif dalam melakukan budgeting dan penentuan interior bersamanya. Demikian juga dalam perekrutan tim Mr B.

“Saat rekrut karyawan, saya menganggap mereka adalah tim yang harus sama-sama maju. Saya bukan anak yang dari lahir kaya. Saya datang dari keluarga biasa. Memulai hidup dari nol. Saat merekrut tim, maka saat itu saya punya beban moral bagi mereka. Karena terkait dengan pegangan dan keberlangsungan hidup mereka. Saya anggap mereka sahabat, tim. Saya mau mereka maju nantinya, tidak selamanya menjadi karyawan,” kata Bernard.

“Saya selalu mendiskusikan semua itu bersama istri. Dia dukung saya lebih. Meskipun dalam prosesnya, ada banyak perdebatan, pertengkaran. Tapi untuk hasil akhir yang baik. Saya mengucapkan terima kasih untuk istri saya Novi,” tambahnya.

Mengenalkan kafenya ini, Bernard juga membuat menu khas dari kafenya. Yakni Mr B Coffee sesuai nama kafenya. Mr B ini merupakan kopi yang dicampur dengan susu segar dan juga gula. Bisa disajikan panas atau pun dingin. Sejak beroperasi, kopi ini menjadi jenis menu minuman yang paling banyak diminati di kafenya.

Dalam menarik pelanggan, selain memberikan harga terjangkau, kafe ini juga menghadirkan promo setiap minggunya. Seperti promo beli 1 gratis 1 Mr B signature kopi setiap Jumat. Senin, ada Monday Treat One Cup cuma Rp 15 ribu. Pelanggan bisa hemat Rp 6 ribu. Ada juga promo Sabtu Buy 2 get One Mr B Signature Coffee.

“Selain aneka jenis minuman berbahan dasar kopi, kami juga menyediakan beberapa pilihan teh, serta panganan pendukung seperti bomboloni dan wafel khas Mr B,” jelas Bernard.

Bernard menyebutkan Mr B Coffee buka setiap hari dalam melayani pelanggan. “Khusus Ramadhan, kami menyajikan menu khusus kopi cendol, nasi ayam rendang, dan indomie ayam,” pungkasnya. (csk/btp)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar