Demokrat Nilai Reshuffle Kabinet Lebih Tepat daripada Ngemis Minta Pemilu Ditunda

Herzaky-Mahendra-Putra
Herzaky Mahendra Putra. (foto: detik/Azhar)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Demokrat menanggapi soal isu reshuffle kabinet oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kini kembali mencuat. Menurutnya, langkah reshuffle kabinet lebih tepat dilakukan ketimbang mengemis meminta Pemilu 2024 ditunda.

“Jika benar Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet, kami merasa itu langkah yang lebih tepat untuk memperbaiki kinerja pemerintah dalam menangani pandemi, krisis ekonomi, dan demokrasi yang semakin menurun daripada mengemis-ngemis meminta pemilu ditunda atau meminta perpanjangan masa jabatan,” ujar Kepala Bamkostra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam keterangan tertulis, Kamis, 10 Maret 2022.

Jokowi, dikatakan Herzaky Mahendra Putra, lebih baik mengganti menteri-menteri yang dinilai tak becus menangani sejumlah persoalan selama pandemi. Pasalnya, dirinya menyebut pengelolaan pandemi, pemulihan ekonomi, dan perbaikan demokrasi bakal makin amburadul apabila dikelola oleh orang tak berkompeten.

Baca juga:   Demokrat Soal Pendiri Klaim 70-80 Persen DPC Dukung KLB: Mana Ada!

“Kalau dirasa ada anggota kabinet yang tidak mampu menangani pandemi dengan baik, tidak mampu memperbaiki ekonomi, maupun tidak mampu menjaga agar demokrasi di Indonesia semakin membaik, memang lebih baik Presiden mengganti anggota kabinetnya,” kata Herzaky Mahendra Putra.

“Nanti pengelolaan pandemi, pemulihan ekonomi, dan perbaikan demokrasi kita malah akan makin amburadul jika dikelola oleh orang-orang yang tidak mampu,” tambahnya.

Baca juga:   Partai Demokrat Putuskan Pecat Darmizal, Jhoni Allen hingga Marzuki Alie

Kendati demikian, Herzaky Mahendra Putra mengatakan urusan reshuffle kabinet sepenuhnya ada di tangan Jokowi. “Hanya, tentu saja, reshuffle kabinet ini sepenuhnya hak prerogatif presiden,” sebutnya.

Alih-alih menunda pemilu dan memperpanjang masa jabatan presiden, Herzaky Mahendra Putra mendorong pemerintah terus fokus bekerja melayani rakyat agar terlepas dari kungkungan pandemi dan perekonomian segera pulih.

“Fokus bekerja untuk rakyat dan negeri ini, agar negeri ini bisa segera lepas dari pandemi dan bisa segera pulih ekonominya. Bukan malah sibuk bersiasat berupaya melanggengkan kekuasaan,” tukasnya. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar