Soal Laporan terhadap Gibran dan Kaesang, Wakil Ketua KPK: Kami Tak Lihat Bapaknya Siapa

Nurul-Ghufron
Nurul Ghufron. (foto: dok. Antara)

harianpijar.com, JAKARTA – Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron berbicara soal pelaporan yang dilakukan Ubedilah Badrun terhadap kedua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. Dirinya menyebut KPK akan terlebih dahulu menelaah laporan itu.

“Sekali lagi begini KPK akan menerima dari siapapun terhadap laporan dan pengaduan dari masyarakat, baik pelapornya siapapun dan juga terlapornya siapa pun,” ujar Nurul Ghufron di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Januari 2022.

“KPK akan kemudian melakukan proses penelaahan lebih dahulu, jadi KPK tidak melihat anak siapa, tidak melihat bapaknya siapa, KPK akan menindaklanjuti sesuai prosedur ketentuan peraturan perundang-undangan maupun SOP di KPK untuk menelaah lebih lanjut,” tambahnya.

Jika nantinya menurut KPK laporan itu layak dilanjutkan, maka akan dilanjutkan. Demikian juga sebaliknya.

Baca juga:   Setya Novanto Tersangka, Wakil Ketua Pansus Hak Angket Minta Ketua KPK Mundur

“Dari itu kemudian dipaparkan, apakah layak dilidik (penyelidikan) atau tidak setelah kemudian dilidik baru kemudian naik ekspose untuk sidik (penyidikan) atau tidak, lidik baru naik ke penuntutan atau tidak, putusan, sidang dan selanjutnya,” jelas Nurul Ghufron.

“Jadi KPK akan melakukan proses sesuai ketentuan perundang-undangan dan SOP, tidak karena siapa yang dilaporkan dan siapa yang melaporkan. Prosesnya saat ini kami sedang sudah kami terima dan kami akan telaah,” imbuhnya.

Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka sendiri yang kini menjabat Wali Kota Solo, mengaku tidak mempermasalahkan laporan tersebut. Dirinya bahkan mempersilakan laporan itu dibuktikan benar-tidaknya.

“Laporannya sudah masuk kan? Dicek saja. Nek aku salah, cekelen (kalau aku salah, tangkap) aku detik ini juga,” ujar Gibran Rakabuming Raka saat ditemui awak media di Balai Kota Solo.

Seperti diketahui, Dosen UNJ Ubedilah Badrun melaporkan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke KPK. Dalam laporannya, dia juga menyebut dirinya sebagai aktivis mahasiswa reformasi ’98.

Baca juga:   Putusan Praperadilan Setya Novanto Tak Hentikan KPK Usut Kasus Korupsi e-KTP

Tak hanya itu, Ubedilah Badrun turut menyertakan dokumen yang memaparkan dugaannya itu. Dirinya menghubungkan tentang adanya perusahaan PT BMH yang dimiliki grup bisnis PT SM terjerat kasus kebakaran hutan tetapi kasusnya tidak jelas penanganannya.

Lantas di sisi lain, grup bisnis itu disebut Ubedilah Badrun mengucurkan investasi ke perusahaan yang dimiliki Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. Dirinya pun mengaitkan antara urusan bisnis itu dengan perkara perusahaan yang pengusutan hukumnya tidak jelas karena adanya konflik kepentingan atau conflict of interest.

Selain itu, Ubedilah Badrun mengaitkan dengan sosok yang berkaitan dengan grup bisnis itu yang menjadi duta besar RI. (msy/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar