Eco Enzyme sebagai Pemanfaatan Sampah Organik

Eco-Enzyme

SEMARANG – Mengolah sampah organik seperti sisa sayur atau buah, gula dan juga air menjadi bahan yang bermanfaat untuk menghadapi masa pandemi seperti sekarang. Masyarakat dalam hal ini perlu memiliki kesadaran akan lingkungan sekitar.

Selama pandemi produksi sampah kian meningkat karena hasil dari kebutuhan akan nutrisi di masa pandemi ini meningkat juga untuk menjaga kestabilan sistem imun.

Terdapat salah satu komunitas yang peduli akan lingkungan yaitu Komunitas Eco Enzyme Semarang Hebat. Komunitas Eco Enzyme ini memberikan solusi terhadap volume sampah organik yang kian meningkat.

Untuk mengurangi kenaikan volume sampah di sekitar daerah Semarang, maka komunitas ini memanfaatkan sampah organik tersebut untuk dijadikan sesuatu yang bermanfaat seperti yang telah dilakukan oleh para komunitas Eco Enzyme bahwa sampah organik dapat diolah menjadi sanitizer, disinfektan alami, sabun cuci tangan, detergen dan penjernih udara.

“Eco Enzyme digunakan untuk pemakaian luar jadi tidak boleh dimakan ataupun diminum. Dapat digunakan untuk pembersih lantai, disinfektan alami, sabun cuci tangan, sanitizer juga dipakai PMI dan DLH kota Semarang untuk menyemprot lingkungan pada beberapa saat yang lalu ketika Covid sedang meningkat,” ujar anggota Komunitas Eco Enzyme Semarang Hebat, Hemi Dewi, belum lama ini.

Eco Enzyme merupakan olahan limbah dari hasil fermentasi sisa-sisa sampah organik. Sampah organik dapat dipilah seperti buah dan sayur yang berupa kulit buah, potongan sayur, sisa buah gigitan kelelawar dll. Untuk gula sendiri dapat menggunakan gula merah atau molase. Sedangkan untuk air biasanya menggunakan air keran, air hujan, air buangan AC dll.

Seperti dilansir dari detik, pada bulan Februari tahun ini di salah satu daerah di Jawa Tengah mengalami banjir dengan air yang berwarna pekat, tentu hal tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap warga yang terdampak, terlebih saat pandemi seperti ini membuat kekhawatiran akan virus meningkat.

Jadi pemerintah setempat memberikan instruksi dalam menggunakan pemakaian produk cairan Eco Enzyme sebagai upaya dalam mengatasi banjir yang berwarna pekat dan menyebabkan gatal pada kulit. Seperti yang dikatakan oleh salah satu anggota Eco Enzyme Semarang membenarkan bahwa salah satu manfaat yang didapat dari Eco Enzyme ini adalah dengan membunuh atau mengurangi bakteri dengan bakteri.

Dengan pemanfaatan sampah organik yang diproses menjadi Eco Enzyme ini sebagai solusi alternatif alami yang bermanfaat bagi kehidupan sehari hari, terlebih di masa pandemi seperti ini tentunya kita dapat menghemat pengeluaran dengan memanfaatkan sisa sampah organik untuk dapat diolah menjadi keperluan seperti membuat hand sanitizer yang sangat dibutuhkan saat tidak bisa mencuci tangan dengan menggunakan air dan tentunya praktis dibawa kemanapun.

Selain itu, dapat juga membuat sabun cuci tangan untuk keluarga dirumah, juga dapat dibuat menjadi disinfektan yang aman untuk membersihkan kuman dan segudang manfaat yang lain. Tidak hanya itu, jika kita membuatnya sendiri dapat tentu lebih aman saat digunakan untuk diri sendiri maupun keluarga.

Anita Rahmawati/Rimba Puspita Dewi
Mahasiswa Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Semarang (UNNES)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar