Meski Masih Remaja, Ahmad Ashari Berani Mulai Bisnis Pupuk Organik

Toko-Pupuk-Organik
. (foto: dok. pribadi)

YOGYAKARTA – Pupuk organik adalah pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa-sisa tanaman, hewan, dan manusia. Pupuk organik dapat berbentuk padat ataupun cair yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah.

Pupuk organik mengandung banyak bahan organik daripada kadar haranya. Sumber bahan organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen dan limbah.

Melihat peluang usaha tersebut, saat ini banyak masyarakat yang melirik usaha pupuk organik dikarenakan prospeknya terbilang cukup menjajikan mengingat pupuk organik adalah pupuk yang wajib bagi para petani. Hal itulah juga yang mendorong Ahmad Ashari untuk memulai bisnis pupuk organik meski dirinya terbilang masih remaja.

Baca juga:   Di Simalungun, Petani Kecamatan Panombeian Panei Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Bisnis pupuk organik sangat menjanjikan karena kebutuhan para petani semakin ke depan akan semakin banyak karena yang berkembang semakin bervariasi. Untuk menjalankan bisnisnya juga bisa dimulai dari skala rumahan dan lingkup pemasarannya bisa dimulai dari para petani.

Yang menjadikan motivasi Ahmad Ashari mendirikan toko pupuk organik ini adalah karena dari segi target pasar yang mayoritas di Indonesia ini berasal dari hasil bertani yang pastinya banyak petani yang memakai pupuk organik.

Baca juga:   Di Simalungun, Petani Kecamatan Panombeian Panei Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Selain pupuk organik, toko milik Ahmad Ashari juga menyediakan bibit-bibit tanaman. Namun, karena dampak pandemi Covid-19 sehingga menyebabkan penurunan omset.

Ahmad Ashari menuturkan kepada orang-orang yang ingin memulai bisnis, yaitu kerja keras karena kesuksesan sebuah bisnis tidak akan bisa didapatkan dengan cara yang instan, pantang menyerah, optimis dan yang terpenting tekun serta berdoa.

Harish Adi Irawan
Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar