Waspada! Varian Omicron Telah Sampai ke Negara Tetangga

Ilustrasi-Omicron
. (foto: SHUTTERSTOCK/Corona Borealis Studio)

SEMARANG – Varian baru dari Covid-19 mulai menyebar ke berbagai negara, varian ini berasal dari Afrika Selatan atau yang sering disebut dengan Omicron atau B.1.1.529.

Setidaknya terdapat 26 negara yang telah melaporkan varian virus ini yang telah menyebar ke negaranya, Kementerian Kesehatan Singapura pada Kamis, 2 Desember 2021, menyatakan terdapat 2 pasien yang positif terinfeksi Omicorn.

Kedua pasien tersebut diketahui baru saja melakukan penerbangan dari Afrika Selatan ke Singapura pada Rabu, 1 Desember 2021, menggunakan maskapai penerbangan Singapore Airlines.

Dari hasil penelitian sementara, varian ini dapat menular lebih cepat daripada varian Delta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengingatkan bahwa saat varian Delta menyebar, kasus Covid di Indonesia sangat memprihatinkan.

Baca juga:   Gubernur Anies Sebut Sudah Ada Sebagian Dokter dan Perawat Tertular Virus Corona

“Ingat, varian Delta itu menyebar di Indonesia hanya waktu 2-3 minggu semua langsung kena, ini lebih cepat, meskipun belum final. Perkiraan 5 kali lebih cepat,” kata Jokowi dalam arahannya kepada Kepala Kesatuan Wilayah Polri dan TNI di Bali, Jumat, 3 Desember 2021 lalu.

Kejadian ini tentunya sangat menarik perhatian pemerintah, salah satunya oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang menyatakan kewaspadaannya terhadap varian ini.

“Kami sangat waspada tentunya mencermati apa saja yang sedang terjadi di belahan dunia. Dengan penyebaran kasus Omicron Covid-19 saat ini mulai menyebar baik dari barat hingga ke Asia,” ungkapnya saat mengikuti agenda Konvensi Internasional ke-2 Indonesia.

Hingga saat ini belum ada kasus positif Omicron di Indonesia, namun perlu kewaspadaan yang lebih untuk mencegah varian ini masuk dan menyebar ke Indonesia. Jika kita lihat beberapa waktu lalu, Indonesia mampu mengatasi varian Delta, namun Sri Mulyani belum berpuas diri atas pencapaian tersebut.

Baca juga:   Digitalisasi Sekolah Permudah Akses Pendidikan di Masa Pandemi

“Saat ini kita berada di level terendah dalam hal jumlah aktif maupun penularan Covid-19 ini. Hal ini bukan berarti Indonesia berpuas diri dengan pencapaian ini,” ucapnya.

Pemerintah Indonesia telah mulai melakukan pembatasan hingga karantina terhadap para WNI atau WNA yang baru saja melakukan perjalan keluar negeri, hal ini guna mencegah varian ini masuk dan menyebar ke Tanah Air.

Dias Nugroho
Mahasiswa Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
Universitas Negeri Semarang (UNNES)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini