Jelang Nataru, Syarief Hasan Berharap Pemerintah Pastikan Pasokan dan Harga Pangan Stabil

Syarief-Hasan
Syarief Hasan. (foto: dok. detik)

harianpijar.com, JAKARTA – Wakil Ketua MPR Syarief Hasan meminta pemerintah memastikan pasokan pangan rakyat tercukupi dengan harga yang wajar dan stabil. Sebab, menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru biasanya diikuti dengan kenaikan harga pangan seiring meningkatnya jumlah permintaan.

“Apa yang terjadi dengan kenaikan drastis harga minyak goreng yang juga belum turun mesti dijadikan pelajaran. Jangan sampai pemerintah terkesan diam saja tanpa mampu melakukan upaya menstabilkan harga. Kita kan tahu nanti Natal dan Tahun Baru kebutuhan pangan meningkat, jadi ya harus dipastikan pasokannya,” kata Syarief Hasan dalam keterangan tertulis, Rabu, 8 Desember 2021.

Syarief Hasan mengingatkan agar pemerintah lebih serius lagi dalam memperhatikan ketahanan pangan. Hal ini sangat penting karena kebutuhan mendasar manusia berkaitan dengan pangan.

Baca juga:   Pernyataan Soal Tawaran Menteri ke Gerindra Disorot, Arsul Sani: Andi Arief Salah Memahami

Menurutnya, jika pasokannya terganggu maka kehidupan rakyat juga akan merasakan dampaknya. Politikus Partai Demokrat ini juga mengingatkan, kenaikan harga pangan adalah hal yang sangat sensitif serta dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat.

“Kita perlu memandang soal pangan ini menjadi sangat holistik. Perkaranya bukan sekadar memenuhi kebutuhan harian saja, namun berdampak pada ketahanan sebuah bangsa. Pasokan dan harga pangan yang bergejolak sangat rawan menimbulkan huru hara, pada akhirnya mengganggu iklim investasi, dan semua sendi kehidupan bernegara. Inilah yang mestinya diperhatikan betul-betul oleh pemerintah,” ucapnya.

Syarief Hasan pun berharap pemerintah melakukan serangkaian upaya dan kebijakan yang jauh lebih terarah untuk memastikan pasokan dan harga pangan stabil. Sudah menjadi tugas pemerintah melakukan intervensi jika mekanisme pasar tidak berjalan dengan baik. Jangan sampai lepas tangan yang ujung-ujungnya mengorbankan rakyat banyak.

Baca juga:   Demokrat: Jika Benar Ada 'Deal' Ketua MPR untuk Golkar Harusnya Tak Gaduh di Ruang Publik

“Saya wanti-wanti betul soal pasokan dan harga pangan ini. Sebab untuk kasus minyak goreng saja, kita yang produsen sawit terbesar di dunia mengalami kenaikan harga minyak goreng. Apalagi untuk komoditas yang kita mesti impor. Pemerintah bisa saja mengatakan semua persiapan sudah dilakukan, tetapi dengan fakta-fakta yang sudah terjadi, wajar rakyat menjadi ragu. Saya kira inilah tugas besar pemerintah meyakinkan rakyatnya,” ujar Syarief Hasan. (ilfan/det)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini