Kunci Sukses UMKM dengan Ternak Burung Kenari

Burung-Kenari

GUNUNGKIDUL – Burung kenari merupakan salah satu burung yang diminati banyak orang mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Lantaran, burung ini dikenal dengan kemerduan dan keindahan bulunya.

Karena itu, tidak salah jika hewan yang berasal dari Kepulaun Canary di Samudra Atlantik ini menjadi salah satu peluang bisnis karena memiliki prospek yang menjanjikan dengan harganya yang stabil dan jumlah perminatnya cukup tinggi.

Tidak hanya di perkotaan, bisnis ini juga bisa dijalankan di pedesaan karena peminatnya yang berasal dari berbagai kalangan tersebut.

Penulis melakukan observasi pelaku UMKM di peternakan burung kenari (Dembo Big Farm) milik Eva Is Tanta di Desa Pringombo, Dusun Plalar, Kabupaten Gunungkidul, pada Minggu, 21 November 2021 lalu.

Baca juga:   NasDem Nilai Rencana Pemprov DKI Fasilitasi UMKM di Trotoar Merupakan Kebijakan Keliru

Eva Is Tanta sudah menjalankan bisnisnya sudah lebih dari dua tahun. Walaupun banyak pesaing, bisnis miliknya masih diminati banyak pembeli karena menjaga kualitas ternaknya dan kepuasan pelanggan.

“Kalau saya tu gini, menerapkan kualitas anakannya, jadi saya menggunakan pejantan-pejantan yang bagus. Jadi untuk menyikapi apaya, ternak-ternak yang sudah ada saya menjual anakan yang berkualitas bagus. Walaupun peternak khususnya di Gunungkidul sudah banyak kalau kualitas anakannya bagus pasti dicari banyak orang dan kalau bersaing harga nanti bisalah agak bersaing sedikit, selama ini malah saya banyak yang cari sampai-sampai anakan belum besar saja sudah di pesan orang,” kata Eva Is Tanta.

Baca juga:   Meski Pandemi, Pelaku UMKM Ini Tetap Semangat dalam Usaha Toko Kelontongnya

Dari penjelasan Eva Is Tanta, dalam menjalankan bisnis burung kenari yang harus kita perhatikan adalah kualitas anakannya.

Dengan cara menyiapkan burung kenari jantan dan betina untuk proses perkawinan, proses perkawinan burung kenari dilakukan pada masa-masa tertentu yakni pada tingkat libido dan kesuburan induknya sedang tinggi atau naik, umumnya setelah berumur 6 bulan.

Dewilufiyanti
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UTS) Yogyakarta

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar