Pimpinan MPR Minta Sri Mulyani Dicopot dari Menkeu, Begini Kata Pihak Istana

Mensesneg-Pratikno
Mensesneg Pratikno.

harianpijar.com, JAKARTA – MPR RI meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberhentikan Sri Mulyani Indrawati dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu). Pihak Istana mengatakan semua hal berkaitan dengan pengangkatan atau penggantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi.

“Kalau itu kan urusannya presiden mengenai pengangkatan dan seterusnya, pergantian menteri,” ujar Mensesneg Pratikno kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 1 Desember 2021.

Adalah Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad yang awalnya menyampaikan permintaan agar Sri Mulyani dicopot dari jabatan Menkeu. Permintaan itu berkaitan dengan pengalokasian anggaran MPR.

“Kami di MPR ini kan pimpinannya 10 orang, dulu cuma 4 orang, kemudian 10 orang. Anggaran di MPR ini malah turun, turun terus,” ujar Fadel Muhammad di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 30 November 2021.

Selain soal anggaran, dikatakan Fadel Muhammad, Sri Mulyani juga tak menepati janji. Menurutnya, Sri Mulyani pernah berjanji akan mengalokasikan anggaran untuk 6 kali kegiatan Sosialisasi 4 (empat) pilar.

Baca juga:   Soal Gibran Maju Pilkada Solo, Sekjen PDIP: Semua Punya Peluang yang Sama

“Kemudian kita rapat dengan Menteri Keuangan. Saya ingat, sosialisasi MPR empat pilar. Dia (Sri Mulyani) janji 6 kali, tahunya cuma 4 kali,” sebutnya.

Fadel Muhammad mengaku sudah membicarakan soal anggaran MPR yang terus turun kepada Jokowi. Namun, Sri Mulyani disebut tetap tidak menggubris.

“Kita dengan Presiden Jokowi berbicara di Bogor, kita minta Presiden, ‘Di anggaran kami terbatas sekarang. Dulu pimpinan cuma 4 orang, sekarang kok sudah 10 orang malah lebih turun’,” kata Fadel Muhammad.

“Presiden dan Mensesneg, saya ini Wakil Ketua MPR bidang anggaran, dengan Bapak Bambang bicara dengan Mensesneg, bilang ke Menteri Keuangan, tetapi dia (Sri Mulyani) acuhkan,” tambahnya.

Selanjutnya, Fadel Muhammad juga mengeluhkan sikap Sri Mulyani ketika diundang rapat membahas anggaran MPR. Dirinya menyebut Sri Mulyani pernah beberapa kali batal menghadiri rapat yang sudah diagendakan ulang.

Baca juga:   Rabu, Polda Metro Jaya Akan Periksa Sri Bintang Pamungkas Soal 'Penjatuhan Jokowi'

“Pimpinan MPR rapat dengan Menteri Keuangan. Kita undang dia, sudah atur waktu, semuanya, tiba-tiba dia batalin. Dua hari kemudian atur lagi, dia batalin,” ucapnya.

Tak hanya itu, Fadel Muhammad juga mengaku mendengar konflik Sri Mulyani dengan menteri lainnya sudah runcing. Menurutnya, para pimpinan partai koalisi pemerintah juga mengetahui kondisi tersebut.

“Ada beberapa teman-teman juga menyampaikan konflik, konflik antara menteri dengan Menteri Keuangan sangat tajam di kabinet saat ini. Mereka semua menyampaikan dan semua yang hadir di situ pimpinan-pimpinan partai politik,” ujar Fadel Muhammad.

Karena beberapa alasan itu, MPR meminta Jokowi mencopot Sri Mulyani dari Menkeu. Sri Mulyani dinilai tidak becus mengatur kebijakan pemerintah.

“Hanya ini, kita minta agar Presiden memberhentikan, mencopot Menteri Keuangan, karena tidak cakap dalam mengatur kebijakan pemerintahan yang ada,” pungkas Fadel Muhammad. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar