Saat Massa Buruh Teriaki Anies Baswedan ‘Hidup Presiden Indonesia’

Anies-Baswedan
Gubernur Anies Baswedan saat menemui massa buruh. (foto: dok. detik)

harianpijar.com, JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta menerima perwakilan dari massa buruh untuk menyampaikan tuntutannya soal kenaikan UMP ke Gubernur Anies Baswedan. Setelah pertemuan, Anies Baswedan pun menemui massa buruh.

“Pasti ketentuan yang sekarang ada batas dalam usulan pendapatan, betul? Kita di Jakarta akan ikhtiarkan membantu di aspek pembiayaan supaya biaya hidup Jakarta bisa lebih kecil,” kata Anies Baswedan saat menemui massa buruh, Kamis, 18 November 2021.

Baca juga:   Demokrat Nilai Pertemuan Anies dan Habib Rizieq Persoalan Pribadi

Usai Anies Baswedan menyampaikan janjinya tersebut, dia lalu mengajak massa buruh menyanyikan lagu ‘Padamu Negeri’. Massa buruh kemudian menyerukan Presiden Indonesia.

Di momen inilah massa buruh sempat menyuarakan Anies Presiden. “Hidup Pak Anies… hidup Presiden Indonesia,” ujar mereka seraya menyanyikan lagu.

Sebelumnya, massa buruh menuntut kenaikan UMP di DKI Jakarta. Banner itu bertulisan ‘MAJU KOTANYA, SENGSARA BURUHNYA’. Tulisan yang tertera dalam spanduk merupakan pelesetan dari slogan yang biasanya disebutkan Anies Baswedan yaitu ‘Maju Kotanya, Sejahtera Warganya’.

Baca juga:   Gubernur Anies: Pak Luhut, I Come to You with Menu of Problem

“Hari ini kita sampaikan kepada Gubernur Anies Baswedan, kita minta kepada Gubernur Anies Baswedan yang katanya maju kota, sejahtera warganya. Yang ada maju kotanya, sengsara buruhnya. Pembangunan sana-sini, Fir’aun juga bisa, tapi upahnya dikebiri. Tidak lebih dari 1 persen dan kita disuruh diam, tidak boleh menyuarakan aspirasi!” kata orator saat berorasi. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar