Edukasi Energi Terbarukan Melalui Program ‘Kampung Energi’ oleh DEM Semarang

DEM-Semarang
. (foto: dok Istimewa)

harianpijar.com, SEMARANG – Keluarga Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Kota Semarang mengadakan program ‘Kampung Energi’ sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Dusun Tambak Lorok.

Anggota DEM Semarang Saila Rachma Fatikhasari mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu agenda dari pihaknya yang berfokus pada pengenalan energi baru terbarukan kepada masyarakat.

Kegiatan ini dimulai pada 17 Agustus 2021 bertempat pada Dusun Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kota semarang dan diakhiri pada 19 September 2021 yang lalu.

Adapun beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain edukasi mengenai energi terbarukan, pendampingan belajar untuk anak-anak, pemasangan lampu PJU tenaga surya serta pemberian donasi terhadap warga yang terdampak bencana banjir.

“Program ini terlaksana karena kami ingin mengedukasi warga bahwa selama ini kita punya energi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Selain itu kami prihatin lihat kondisi anak-anak di sana lebih suka main sosmed daripada belajar, apalagi mengaji sehingga timbul inisiatif untuk memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak di sana. Sebagai wujud edukasi tersebut kami juga memasang beberapa lampu PJU tenaga surya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” ujar Saila Rachma Fatikhasari belum lama ini.

Selain kegiatan edukasi, DEM Semarang juga memberikan donasi barang-barang untuk warga terdampak banjir rob yang terjadi di Dusun Tambak Lorok. Harapannya, donasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga disana.

“Program itu sudah kami tutup pada 18 September kemarin, tapi sampai sekarang kami masih memantau kondisi di sana, kalau perlu bantuan kami siap bantu. Terlebih lagi pemasangan lampu tenaga surya di sana belum memenuhi target. Rencana minggu ini akan ditambah lagi, masi hmenunggu alatnya dirakit dulu,” jelas Saila Rachma Fatikhasari.

Kampung Energi adalah agenda nasional oleh DEM Indonesia dan DEM Semarang menetapkan Dusun Tambak Lorok sebagai target mereka.

Kegiatan tersebut menjadi sangat penting karena selama ini masyarakat hanya memanfaatkan energi fosil untuk kegiatan sehari-hari yang lambat laun keberadaannya semakin menipis.

Pemanfaatan energi baru terbarukan memberikan alternatif energi lain yang dapat digunakan oleh masyarakat, salah satu bentuk sederhananya adalah lampu PJU tenaga surya yang mengandalkan cahaya matahari sebagai sumber energi.

DEM Semarang berharap masyarakat dapat mengenal lebih dekat energi baru terbarukan serta menjadikan energi ini sebagai alternatif selain bahan bakar fosil.

Muhammad Khomsun Fajrullah
Mahasiswa Kurikulum dan Teknologi Pendidikan – Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Semarang (UNNES)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar