Melihat Lagi Efektivitas Kuliah Offline di UIN Alauddin Makassar

UIN-Alauddin-Makassar
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. (foto: dok. pribadi)

harianpijar.com, MAKASSAR – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar telah mulai menggelar kuliah tatap muka pada 1 November 2021. Namun, kuliah offline tersebut masih tahap uji coba sehingga sebagian besar mahasiswanya tetap kuliah secara online.

Uji coba kuliah tatap muka itu tertuang dalam surat edaran (SE) rektor bernomor 2567/Un.06.1 /PP.00.9/09/2021 tentang Penyelenggaraan Perkuliahan Lingkup UIN Alauddin Makassar Tahun Akademik 2021/2022. Surat edaran dikeluarkan sebagaimana hasil rapat pimpinan (Rapim) kampus tertanggal 30 Agustus 2021.

Baca juga:   Meski Jadi Syarat Kuliah Tatap Muka, Ini Alasan Mahasiswa Masih Banyak Belum Vaksin

Kuliah tatap muka tersebut hanya diperuntukkan bagi mahasiswa semester 3 (tiga) yang memenuhi syarat.

“Kalau untuk kuliah tatap muka, haruski kumpul berkas seperti surat vaksin, surat persetujuan orang tua, surat kesiapan mengikuti protokol kesehatan, dan surat berbadan sehat,” kata salah seorang mahasiswa jurusan Hukum Tata Negara, Sahrul, Rabu, 3 November 2021.

Adanya persyaratan tersebut membuat sebagian mahasiswa yang mengikuti kuliah offline merasa aman, tetapi tidak pada tahap pelaksanaannya.

Baca juga:   Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Nilai Persyaratan Kuliah Tatap Muka Terlalu Ribet

“Berharapka toh masuk kampus prokes ketat, ternyata ndaji. Dan kita juga sebagai mahasiswa nda tau apakah kelas sudahji di semprot disinfektan atau tidak,” imbuh salah seorang mahasiswa jurusan Ilmu Politik yang tidak ingin disebutkan namanya.

Layaknya belum siap kuliah tatap muka sarana dan prasarana kampus cenderung terabaikan. Seperti yang terlihat dari Air Conditioner (AC) sebagian kelas yang tidak dingin hingga kantin yang kotor.

Hasrini
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar