Kesuksesan Seorang Kades dalam Memajukan Desa yang Tertinggal

Kades-Tanra-Tuo
Kepala Desa Tanra Tuo, Andi Asrul (berdiri-kiri). (foto: dok pribadi)

harianpijar.com, PINRANG – Salah satu desa tertinggal dan kini menjadi desa yang maju dikarenakan usaha dari seorang kepala desa yang sangat berjasa dalam masa kepemimpinannya. Desa itu bernama Desa Tanra Tuo yang dikepalai oleh Andi Asrul.

Desa yang berada di Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan itu sudah memiliki banyak perubahan dan kemajuan. Hal itu terjadi sejak terpilihnya Andi Asrul menjadi orang nomor 1 di Desa Tanra Tuo.

Andi Asrul mengaku membangun perubahan dan kemajuan di Desa Tanra Tuo tidaklah mudah dicapai.

“Selama 5 tahun 10 bulan saya menjalani masa jabatan ini banyak kendala dan banyak juga harapan yang kami tuai. Dan, tentunya dalam waktu 5 tahun ini masih banyak kegiatan yang belum terselesaikan tentu karena butuh waktu yang banyak dan progres yang kita dapatkan pada kesempatan ini kita 5 tahun yang tadinya 2016 saya terlantik, desa ini masih desa sangat tertinggal dan 2017 sudah naik sebagai nasional dan 2018, 2019, 2020 sudah mulai dari desa berkembang jadi ada tiga kali tingkatan selama 5 tahun akan memimpin desa ini,” kata Kepala Desa Tanra Tuo, Andi Asrul, belum lama ini.

Berkat usaha yang keras dalam membangun perubahan dan kemajuan, Kades berusia 35 tahun itu sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan.

“Alhamdulillah dalam masa jabatan kami di Desa Tanra Tuo dari 2016 beberpa kali mendapat penghargaan 10 terbaik kami dari urutan empat terbaik memasukkan file tercepat di 2016, 2017 kecepatan kami meraih urutan ke-3, 2018 kami mendapat urutan kedua dan 2019 dan 2020 urutan kedua juga. Selanjutnya kami dapat penghargaan desa odf di tahun 2017 dan kami juga mendapatkan penghargaan desa sanitasi berbasis kesehatan serta kami dapat juara 1 lomba desa tingkat Kabupaten Pinrang dan selanjutnya kami salah satu penerima Awards 2001 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang baru-baru ini diselenggarakan di Jakarta. Dan ada 1 penghargaan dari apa namanya UMKM itu,” ungkapnya.

Meski begitu, Andi Asrul menyatakan bahwa perubahan dan kemajuan Desa Tanra Tuo tidak lepas dari dukungan dan doa masyarakat.

“semua kami tidak bisa meraih dan mencapai semua ini tanpa dukungan dan doa dari masyarakat secara utuh. Masyarakat sangat berantusias dan berterima kasih atas semua capaian yang kita dapatkan,” pungkas Andi Asrul.

Hidayatullah
Mahasiswa Universitas Islam Neger (UIN) Alauddin Makassar

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar