Polri Soal #PercumaLaporPolisi dan #PolriSesuaiProsedur: Tak Ada Perang Hashtag

Ahmad-Ramadhan
Kombes Ahmad Ramadhan. (foto: detik/Adhyasta Dirgantara)

harianpijar.com, JAKARTA – Belakangan ini media sosial diramaikan oleh adu tagar antara #PercumaLaporPolisi dan #PolriSesuaiProsedur. Polri pun memastikan pihaknya tak pernah perang hashtag atau tagar.

“Terkait #PercumaLaporPolisi, kita tidak pernah perang. Kita bukan perang hashtag,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada awak media, Rabu, 13 Oktober 2021.

Ahmad Ramadhan mengatakan Polri sama sekali tidak pernah melayani perang tagar yang terjadi. Dirinya menegaskan banhwa tugas utama Polri adalah melindungi dan mengayomi serta menegakkan hukum di dalam masyarakat.

“Tugas pokok Polri melindungi, mengayomi, menegakkan hukum, tidak ada perang hashtag. Kita tidak melayani perang,” sebutnya.

Lebih lanjut, Ahmad Ramadhan menuturkan pihaknya akan menjadikan #PercumaLaporPolisi sebagai bentuk kritik terhadap kinerja Polri supaya bisa semakin berkembang. Kritik itu, kata dia, akan dijawab melalui tugas-tugas pokok Polri.

Baca juga:   Polri: Tidak Ada Tumpang Tindih Penyelidikan Kasus Novel Baswedan

“Kalau dikatakan seperti itu bagi kami adalah kritik menjadi maju. Tentu jawabannya menunjukkan meningkatkan pelayanan, pengayoman, penegakan hukum transparan dan akuntabel,” ujar Ahmad Ramadhan.

Sebelumnya, #PercumaLaporPolisi sempat trending di Twitter seiring dengan kasus ‘ayah perkosa 3 anak’ di Luwu Timur, kini muncul tagar baru yang berlawanan. Polisi memasang #PolriSesuaiProsedur dan menjadi trending.

Akun yang menggunakan #PolriSesuaiProsedur antara lain akun bercentang biru Humas Polda Jawa Timur melalui cuitan pukul 09.07 WIB.

“#PolriSesuaiProsedur Pastikan Penanganan Luwu Timur,” cuit akun @HumasPoldaJatim.

Polri sendiri sudah mengomentari #PercumaLaporPolisi yang sempat jadi trending buntut penghentian penyelidikan kasus ‘ayah perkosa tiga anak’ di Luwu Timur, Sulsel.

Baca juga:   Polri Akan Lakukan Penindakan jika Ada Masyarakat yang Tak Patuhi Maklumat Kapolri Soal FPI

Teranyar, Polri menyatakan tidak akan berkhianat terhadap tugas pokok kepolisian sebagaimana diatur dalam Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002.

“Tentunya Polri tidak akan pernah mengkhianati tugas pokoknya di mana di Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI. Tugas pokok Polri itu bukan saja penegakan hukum, tapi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, juga melindungi dan mengayomi masyarakat,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di kantornya, Senin, 11 Oktober 2021. (ilfan/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar