Sentul City: Rocky Gerung Peroleh Tanah dari Orang yang Tidak Benar

Rocky-Gerung
Rocky Gerung. (foto: detik/Rachman Haryanto)

harianpijar.com, JAKARTA – Rocky Gerung membeli sebidang tanah dari Andi Junaidi di Desa Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat. Belakangan diketahui, Andi Junaidi pernah dihukum 7 bulan penjara karena tanah yang dijualnya ternyata tanah atas nama Sentul City.

“Terkait masalah oper alih garap yang dilakukan Rocky Gerung dengan membeli lahan dari Andi Junaidi, Sentul City menyayangkan dan mengaku prihatin. Karena sudah beberapa kali Andi telah menjual belikan lahan milik Sentul City,” ujar Head of Corporate Communication PT Sentul City Tbk David Rizar Nugroho kepada detik, Senin, 13 September 2021.

Baca juga:   Novel: Jangan-Jangan Presiden Jokowi Memang Tidak Paham degan Pancasila

Andi Junaidi pernah menjadi terpidana kasus jual beli tanah dan pemalsuan surat. Dia diputus terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dalam putusan PN Cibinong nomor 310/Pid.B/2020/PN Cbi tahun 2020.

“Yang membuat kita prihatin Pak RG rupanya telah kerjasama dengan orang yang salah,” sambung David Rizar Nugroho.

Menurut laman PN Cibinong, Andi Junaidi diadili bersama Abdul Rojak. Keduanya didakwa pasal pemalsuan surat. Pada 3 Agustus 2020, PN Cibinong menjatuhkan hukuman 7 bulan penjara kepada Andi Junaidi dan Abdul Rojak.

Baca juga:   Gelisah Fadli Zon soal Rocky Gerung, Politikus PDIP: Biarin dan Tidak Terlalu Penting

“Terdakwa 1 dan Terdakwa 2 tersebut di atas, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana membuat surat palsu yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan pertama,” demikian vonis majelis hakim.

Andi Junaidi sempat tidak terima dengan putusan itu dan mengajukan banding. Namun, pada 13 Agustus 2020 permohonan banding itu dicabut.

“Jadi kami sangat prihatin terhadap apa yang terjadi kepada Bapak Rocky Gerung yang telah memperoleh tanah dari orang yang tidak benar,” pungkas David Rizar Nugroho. (ilfan/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar