Ada Tulang hingga Sendi, Yuk Kenal Lebih Jauh Apa Itu Sistem Gerak pada Manusia

Apa-Itu-Sistem-Gerak-pada-Manusia

harianpijar.com – Proses gerak tubuh tidaklah sesederhana kelihatannya. Sebab, dibalik proses itu diperlukan kerjasama dari berbagai organ yang masuk ke dalam sistem gerak pada manusia. Yuk, kenalan lebih jauh tentang apa itu sistem gerak pada manusia.

Sistem gerak pada manusia atau yang dalam bahasa medis disebut sistem muskuloskeletal, terdiri dari tulang, otot, sendi, serta organ-organ lain seperti ligamen dan tulang rawan. Organ-organ yang termasuk ke dalam sistem ini, akan bekerja sama untuk melakukan berbagai fungsinya dengan baik.

Sedangkan untuk mendukung berat yang dipikul oleh tubuh, tulang akan bekerjasama dengan otot. Tulang dan otot juga akan membantu tubuh untuk dapat bergerak dengan baik.

Selain berfungsi sebagai penggerak tubuh, sistem gerak pada manusia juga berperan dalam memberikan stabilitas, serta membentuk postur dan menahan berat tubuh.

Adapun bagian-bagian yang berperan dalam sistem gerak manusia adalah sebagai berikut:

Tulang

Tulang merupakan salah satu organ utama dalam sistem gerak pada manusia yang tersusun sebagai sistem rangka. Tubuh manusia memiliki sekitar 206 tulang yang semuanya tersusun dengan struktur lapisan serupa, yakni lapisan luar yang keras, dan lapisan dalam yang lebih lunak.

Tulang termasuk alat gerak pasif yang artinya memerlukan organ otot untuk bisa berfungsi dan bergerak. Selain berperan dalam pergerakan, tulang juga berfungsi untuk hal lain seperti sebagai fondasi tubuh, melindungi organ-organ vital di dalam tubuh, menyimpan kalsium, dan memproduksi sel darah.

Secara alami, tulang dapat memperbarui diri setiap 10 tahun sekali. Setiap tahunnya, sekitar 20 persen dari total tulang di tubuh berganti dengan yang baru.

Otot

Dalam tubuh manusia terdapat tiga jenis otot, namun hanya dua yang termasuk dalam sistem gerak pada manusia yaitu otot skeletal dan otot halus.

1. Otot skeletal

Otot skeletal terdiri dari serat-serat elastis yang memungkinkan tubuh untuk bergerak bebas. Otot ini melekat pada tulang dan sekitar sendi. Peregerakan otot skeletal diatur oleh otak. Selanjutnya, otot ini bergerak secara sadar sesuai keinginan. Contoh otot skeletal adalah otot betis, otot paha, otot perut, dan lengan.

2. Otot halus

Berbeda dari otot skeletal yang pergerakannya dilakukan secara sadar, pergerakan otot halus terjadi secara otomatis. Sebenarnya, pergerakan otot halus diatur oleh otak. Akan tetapi pergerakannya dilakukan berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan. Contohnya adalah otot-otot pada pencernaan dan otot nadi.

Sendi

Sendi adalah tempat pertemuan dua tulang atau disebut juga penghubung antartulang. Misalnya sendi rahang yang merupakan pertemuan antara tulang rahang atas dan tulang rahang bawah. Umumnya sendi bekerja seperti engsel yang memungkinkan pergerakan antara kedua tulang. Karena itu, sendi masuk ke dalam sistem gerak pada manusia. Namun, ada juga sendi yang tidak dapat bergerak.

Sendi-sendi di tubuh manusia bisa dibedakan menjadi:

1. Sendi fibrosa

Sendi fibrosa disebut juga sebagai sendi tidak bergerak atau mati, contohnya seperti sendi yang terletak di tengkorak kepala. Tulang tengkorak sebenarnya terdiri dari lempengan-lempengan tulang pipih yang bisa sedikit bergerak saat seorang bayi dilahirkan. Namun ketika masa pertumbuhan terhenti, lempeng-lempeng tulang itu akan menyatu dan tidak lagi bisa bergerak.

2. Sendi cartilagonius

Jenis sendi cartilagonius adalah sendi yang dapat bergerak sebagian seperti sendi di tulang belakang. Tulang-tulang di persendian ini, dihubungkan oleh tulang rawan dan dapat bergerak mengikuti tulang di atas maupun di bawahnya.

3. Sendi synovial

Sendi synovial atau sendi peluru bisa bergerak bebas, ke atas, ke bawah, ataupun memutar. Contoh sendi ini adalah sendi pinggul, bahu, siku, lutut dan pergelangan kaki.

Pada sendi yang bisa bergerak bebas terdapat suatu cairan yang dinamakan cairan sinovial. Cairan ini berada di antara tulang-tulang yang membentuk sendi tersebut, dan berfungsi sebagai pelumas untuk memudahkan tulang bergerak.

Sendi synovial sendiri terbagi menjadi tiga jenis, di antaranya:

– Sendi engsel, yang pergerakannya hanya satu arah, seperti pada lutut dan siku.

– Sendi putar, seperti kepala yang bisa bergerak ke kiri, kanan, atas, maupun bawah.

– Sendi ball and socket, yang bisa bergerak paling bebas. Pada sendi ini, ujung satu tulang berada di cekungan tulang yang lain, seperti pada sendi pinggul dan bahu.

Selain tulang, otot, dan sendi, masih ada bagian lain yang juga berperan dalam sistem gerak pada manusia, seperti tendon, ligamen, tulang rawan, saraf, dan bursae.

Sistem gerak pada manusia memang cukup rumit, karena melibatkan begitu banyak bagian tubuh. Karena itu, jagalah selalu kesehatan Anda. Jangan sampai ada gangguan kesehatan sendi, tulang, atau otot yang menghampiri, salam.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA