Jemaah Haji yang Gagal Berangkat Akan Diprioritaskan di 2022

Muhadjir-Effendy
Menko PMK Muhadjir Effendy.

harianpijar.com, JAKARTA – Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan calon jemaah haji Indonesia tahun 1442 H atau 2021 M. Terkait hal itu, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan jemaah yang tertunda hajinya pada tahun 2020 akan lebih diprioritaskan berangkat.

“Jadi kan ini penundaan haji yang kedua setelah tahun lalu, artinya mestinya mereka yang berangkat tahun lalu itu sekarang juga tertunda. Dan mereka lah yang kan diprioritaskan untuk mudah-mudahan tahun depan sudah diperbolehkan,” ujar Muhadjir Effendy kepada awak media di Universitas Gunadarma, Depok, Minggu, 6 Juni 2021.

Tak hanya itu, Muhadjir Effendy juga memastikan dana haji aman. Dirinya menyebut dana haji tidak diinvestasikan di sektor infrastruktur.

“Tidak ada satupun atau tidak ada secuil dana pun yang diinvestasikan di sektor yang langsung termasuk infrastruktur. Jadi memang belum ada langkah untuk membuat direct investment, semua masih berupa surat-surat berharga investasinya dan juga disimpan di bank syariah sesuai dengan standar tabungan haji yang harus dikelola dengan syar’i. Dan mereka yang sudah menyimpan dana haji itu juga mendapatkan dan kemanfaatan, jadi dan itu dikelola sedemikian rupa, diinvestasikan sehingga ada manfaatnya kemanfaatannya, keuntungannya yang itu juga diberikan kepada mereka jamaah yang belum berangkat,” jelasnya.

Baca juga:   3 Menteri Kabinet Indonesia Maju Soroti Keganjilan Penyaluran Bansos Anies di DKI Jakarta

Muhadjir Effendy mengatakan permasalahan utama tidak diberangkatkannya jemaah haji tahun ini adalah karena masih berada dalam kondisi pandemi. Pihaknya akan melakukan evaluasi untuk dijadikan pertimbangan dalam membuat keputusan keberangkatan haji tahun depan.

Baca juga:   Menko PMK: Tak Ada Kerja Sama BPJS Kesehatan dengan Asuransi Asal China

“Ini sebetulnya kan masalahnya kan terutama karena kita masih berada dalam suasana pandemi. 220 ribu jemaah, jadi tidak bisa main-main. Karena itu mohon dimaklumi kalau pemerintah saat ini bahwa kita tidak akan mengirim,” kata Muhadjir Effendy.

“Nanti akan kita tinjau kita evaluasi semua, mudah-muhadahan ini bisa dijadikan bahan untuk mengambil keputusan tahun depan,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia sudah memutuskan pada tahun ini tidak ada keberangkatan jemaah haji. Keputusan pembatalan pemberangkatan ibadah haji itu dituangkan dalam Keputusan Menag No 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi. (ilfan/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar