Tanggapi Soal Isu Liar Terima Rumah Mewah Hasil Reklamasi, Ini Kata Gubernur Anies

Anies-Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

harianpijar.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat suara soal isu liar penerimaan gratifikasi rumah mewah yang menerpa dirinya. Informasi soal gratifikasi ini beredar di media sosial. Rumah mewah itu dikatakan diberikan kepada Anies Baswedan terkait hasil pengembangan reklamasi.

Rumah mewah itu disebut berada di kawasan Kebayoran Baru. Berdasarkan postingan yang beredar, terlihat sebuah rumah mewah berlantai dua bercat putih dengan ornamen berkelir emas. Rumah itu juga tampak luas.

“Saya rasa teman-teman media bisa memanfaatkan ini untuk kesempatan kritis. Karena kalau ada berita seperti itu Anda kejar, di mana lokasinya, di mana alamatnya, di mana nomornya. Jadi beritanya itu lengkap,” ujar Anies Baswedan kepada awak media di Balai Kota, Jakarta, Senin, 24 Mei 2021.

Baca juga:   Anies Baswedan Diundang ke Pernikahan Putri Keempat Habib Rizieq

Anies Baswedan justru meminta awak media untuk menelusuri isu tersebut.

“Ini kesempatan buat teman-teman bisa menunjukkan ini berita yang sahih atau berita yang tidak sahih, karena tanggung jawab penulis berita adalah membuat bukti atas berita yang ditulis,” kata Anies Baswedan.

“Kalau yang disebutkan saya nggak perlu membuktikan, yang membuktikan kan menuduh. Gitu ya. Makasih,” imbuhnya.

Sebelumnya, Partai Gerindra DKI Jakarta memberikan pembelaan untuk Anies Baswedan. Penasihat Fraksi Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik menyebut informasi terkait gratifikasi rumah itu tidak benar.

Baca juga:   Sekda Saefullah Diperiksa KPK, Gubernur DKI Enggan Berkomentar

“Nggak benarlah itu, berita asal itu,” kata Muhammad Taufik saat dihubungi, Sabtu, 22 Mei 2021.

Menurut Muhammad Taufik, gambar rumah yang beredar tidak sesuai dengan tipe dan selera Anies Baswedan. Anies Baswedan, kata dia, memiliki selera rumah yang unik, seperti rumah pribadinya saat ini.

“Gambar itu kan gambar yang di media sosial ya. Orang bikin gambar itu berarti orang yang nggak paham, nggak kenal Pak Anies. Kita lihat rumah Pak Anies itu antik loh, di dalam tanah, atasnya pendopo bawahnya rumah. Jadi, kalau kita ngobrol di pendopo, kita nggak tahu di bawah ada rumah,” sebutnya. (ilfan/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar