SBY Daftarkan Merek Partai Demokrat Atas Nama Pribadi, Ahli Hukum: Tidak Tepat

Susilo-Bambang-Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (foto: dok. Partai Demokrat)

harianpijar.com, JAKARTA – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendaftarkan merek Partai Demokrat atas nama dirinya ke Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham. Ahli hukum tata negara, Agus Riewanto, menilai pendaftaran itu sebaiknya ditolak.

“Berdasar UU Nomor 20/2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, pendaftaran merek itu untuk mendapatkan legalitas kepemilikan merek. Salah satu syaratnya adalah Surat Pernyataan Kepemilikan. Maka pendaftaran merek itu bersifat kepemilikan pribadi karena prinsip UU ini adalah perlindungan hukum terhadap pemilik suatu merek tertentu,” ujar Agus Riewanto kepada detik, Jumat, 9 April 2021.

Baca juga:   Pengamat Nilai KLB Partai Demokrat Terjadi karena Bergabungnya 2 Musuh SBY

Karena itu, menurut Agus Riewanto, pendaftaran Partai Demokrat sebagai merek tidak tepat.

“Ketika SBY mendaftarkan merek PD maka seolah-olah PD itu adalah merek pribadi yang tunduk pada hukum perdata berupa badan usaha/badan privat. Padahal partai itu adalah badan hukum publik yang tunduk pada hukum publik, maka tidak tepat mendaftarkan PD sebagai merek milik pribadi,” imbuhnya.

Agus Riewanto berpendapat pendaftaran merek Partai Demokrat itu menunjukkan adanya kekhawatiran akut dari SBY bahwa akan ada orang yang akan mengambil merek Partai Demokrat.

Baca juga:   Ferdinand: SBY Siap Dukung Gibran di Pilkada Solo

“Pendaftaran merek PD Kemenkumham melalui Dirjen Haki ini tak perlu dilakukan karena yang diperlukan PD hari ini bukan legalitas PD dari aspek merek, tapi soal soliditas PD yang buyar pasca-suksesi Ketum PD dari SBY ke putra mahkota AHY yang miskin pengalaman politik dan manajemen parpol,” sebutnya.

“Suksesi ini tak sukses karena terlalu kelihatan skenario ingin menjadikan AHY capres 2024 yang belum solid dikomunikasikan ke elit PD,” sambung Agus Riewanto yang juga dosen UNS Solo ini. (ilfan/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar