Kubu Moeldoko Persilakan SBY Dirikan Partai Baru, Begini Kata AHY

Agus-Harimurti-Yudhoyono-AHY
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

harianpijar.com, JAKARTA – Kubu Moeldoko menyarankan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuat partai baru. Menanggapi hal itu, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhyono (AHY) menilai saran tersebut menunjukkan kubu Moeldoko ingin menutupi rasa malu.

“Kalau mereka mengatakan Cikeas buat partai sendiri, itu gak relevan. Saya hanya melihat ini sebuah komedi politik, dagelan yang mereka pertontonkan untuk menutupi rasa malu, dan juga keengganan untuk mengakui, bahwa mereka telah melanggar melawan hukum,” kata AHY dalam jumpa pers di Pasuruan, Senin, 5 April 2021.

AHY menyebut kubu Moeldoko frustasi. Sebab, sejumlah statement yang mereka sampaikan penuh dengan kebohongan dan ujaran kebencian.

“(Kubu Moeldoko) frustasi, karena ilegal ditolak dan apa yang mereka sampaikan selama ini terkuak semuanya penuh dengan kebohongan, ujaran kebencian, fitnah, black campaign, character assassination (pembunuhan karakter),” ujar AHY.

Baca juga:   Terkait Soal Dugaan Komunikasi Ma'ruf Amin Dengan SBY, Yunimart Yakin Pengacara Ahok Miliki Bukti

“Semua kata yang saya sebutkan tadi buruk, buruk sekali. Bukan hanya untuk situasi ini, tapi juga Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, AHY pun berharap kubu Moeldoko bisa kembali ke jalan yang benar serta menyampaikan kebenaran kepada masyarakat.

“Saya harap sih, kembali ke jalan yang benarlah, sadar bahwa itu semua tidak baik. Menyampaikan sesuatu yang mengada-ngada berisi kebohongan tadi,” tukasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyarankan tiga opsi ke kubu Moeldoko, salah satunya yakni menyarankan kubu Moeldoko mendirikan partai baru. Kubu Moeldoko justru menyarankan balik agar SBY membuat partai baru.

Baca juga:   Respons KLB di Sumut, AHY: Saya Ketua Umum Partai Demokrat yang Sah!

“Terkait opsi kedua Andi yang menawarkan membuat partai baru, maka kami bersama tokoh-tokoh pendiri Partai Demokrat yang dulu mereka berdarah-darah mendirikan partai tahun 2001, mempersilakan SBY untuk mendirikan partai baru,” ujar jubir kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad, dalam keterangannya, Senin, 5 April 2021.

“Jangan mengambil alih kepemilikan Partai Demokrat dari para pendiri, dengan mengelabui para pengurus DPD dan DPC atas nama demokrasi. Terserah kepada SBY mau dikasih nama apa. Ada yang mengusulkan diberi nama PKC (Partai Keluarga Cikeas),” tambahnya. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar