Demokrat Jatim Soal Kubu KLB Minta Disahkan: Menkumham Mengacu pada Aturan Bukan Keinginan

Emil-Dardak
Emil Elestianto Dardak. (foto: detik/Faiq Azmi)

harianpijar.com, SURABAYA – Kubu Moeldoko meminta Menkumham Yasonna Laoly segera mengesahkan kepengurusan Partai Demokrat hasil KLB Deli Serdang, Sumut. Selain itu, kubu Moeldoko juga meminta Yasonna Laoly membatalkan susunan kepengurusan Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menanggapi hal itu, DPD Partai Demokrat Jatim merasa yakin Menkumham tidak akan mengesahkan kubu Moeldoko. Dan, hanya Partai Demokrat di bawah AHY yang sah.

“Menkumham kan mengacu pada aturan bukan keinginan. Posisi DPD Jatim jelas, tidak berubah di bawah AHY,” kata Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak kepada detik, Jumat, 26 maret 2021.

Baca juga:   Ketum Demokrat Puji Benny Harman Macan Parlemen, Arteria Dahlan: Bikin Geli Aja

Emil Dardak mempertanyakan keabsahan dari KLB Deli Serdang. Sebab, dalam KLB itu, tidak ada satu pun pemegang suara sah dari Jatim yang ikut di Deli Serdang.

“Yah pemegang suara sahnya tidak ada yang mendukung kok dari Jawa Timur juga. Kita menolak, semua (DPD dan DPC) tidak ada yang mendukung KLB. Semua mendukung kepemimpinan sah dari AHY,” sebutnya.

Lebih lanjut, Emil Dardak merasa yakin tidak akan ada dualisme kepengurusan di daerah. Jika ada upaya pengurus tandingan yang dibentuk KLB, maka hal itu dinilai paradoks.

“Kalau ada upaya demikian, itu paradoks dong. Karena klaim keabsahan kan didasari pemegang hak suara sah yang ada saat ini,” ucapnya.

Baca juga:   Moeldoko: Polri Tidak Ulur Waktu Dalam Pengusutan Kasus Novel Baswedan

Emil Dardak pun berpesan kader Partai Demokrat di Jatim tidak risau dengan manuver KLB. Dirinya meminta para fraksi dan kader Partai Demokrat di Jatim bekerja, berkarya untuk mensejahterakan rakyat.

“Konsolidasi yang kita imbau (ke kader di Jatim) semakin dengan rakyat. Rakyat ingin melihat karya nyata, jadi kita bersama-sama bergotong royong membuat hal konkret, membuat hal nyata. Semua baik itu kader, fraksi, juga kader yang duduk sebagai eksekutif,” ujar Emil Dardak. (ilfan/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar