Marzuki Alie Cs Cabut Gugatan ke AHY, Demokrat: Akhirnya Sadar kalau Jalan yang Ditempuh Salah

Herzaky-Mahendra-Putra
Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra.

harianpijar.com, JAKARTA – Marzuki Alie cs mencabut gugatan terkait pemecatan mereka sebagai kader oleh Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Partai Demokrat menilai pencabutan itu karena dasar hukum Marzuki Alie cs menggugat pemecatan lemah.

“Baguslah, mereka akhirnya sadar. Mereka mencabut gugatan karena legal standing mereka lemah,” ujar Kepala Bakomstra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, Selasa, 23 Maret 2021.

Herzaky Mahendra Putra lalu menyinggung undang-undang terkait partai politik. Dirinya mengatakan perselisihan partai itu memang seharusnya diselesaikan di lingkup internal partai.

“Berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan atas UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Parpol Pasal 32 sangat jelas kalau perselisihan partai politik diselesaikan oleh internal partai politik sebagaimana diatur di dalam AD dan ART,” kata Herzaky Mahendra Putra.

“Penyelesaian perselisihan internal partai politik sebagaimana dimaksud dilakukan oleh suatu mahkamah partai politik atau sebutan lain yang dibentuk oleh partai politik. Jadi, bukan mendadak langsung ke pengadilan. Mungkin setelah beneran belajar UU Parpol, mereka akhirnya sadar kalau jalan yang mereka tempuh selama ini salah,” imbuhnya.

Baca juga:   BPN Enggan Bawa Bukti Kecurangan Pemilu ke MK, Begini Kata AHY

Selain itu, Herzaky Mahendra Putra berharap semoga kesadaran mereka tersebut tidak hanya terkait gugatan pemecatan. Tetapi juga pada KLB yang dilakukan, dengan menyatakan bahwa gerakan tersebut salah.

“Semoga mereka juga segera menyadari kekeliruan mereka selama ini yang melakukan GPK-PD, bekerja sama dengan oknum kekuasaan dan membuat kegiatan politik yang diklaim sebagai KLB, padahal tidak sah dan abal-abal. Kasihan kalau salah terus, mereka bisa mempermalukan diri mereka sendiri terus,” ujar Herzaky Mahendra Putra.

Seperti diketahui, Marzuki Alie cs mencabut gugatan terkait permintaan pencabutan surat keputusan (SK) pemecatan mereka sebagai kader yang dilakukan Ketum AHY. Kuasa hukum Marzuki Alie cs, Slamet Hasan, mengungkapkan salah satu alasan kliennya mencabut gugatan karena ingin fokus pada hasil KLB.

Baca juga:   Tanggapi Darmizal, Demokrat: Mantan Kader Jangan Baper, Ini Bukan Sinetron Korea

“Mungkin beliau (Marzuki Alie cs) sudah mempertimbangkan dengan matang ya kenapa dicabut, jadi kita hari ini ada dipesanin oleh beliau bahwa mencabut gugatan. (Alasan) salah satunya adalah alasan bahwa mereka akan fokus pada hasil KLB, cuma itu saja, selebihnya beliau tidak memberikan penjelasan lebih lanjut,” kata Slamet Hasan seusai sidang di PN Jakarta Pusat, Selasa, 23 Maret 2021.

Menurut Slamet Hasan, keenam penggugat, yakni Marzuki Alie, Tri Yulianto, Darmizal, Achmad Yahya, Yus Sudarso, dan Syofwatillah Mohzaib, sudah lama berniat mencabut gugatan. Namun, keputusan pencabutan gugatan itu baru disepakati hari ini.

“Yang menandatangani pencabutan adalah kami sebagai kuasa, tapi mewakili keenam penggugat. Keenam-enamnya semua mencabut, bukan hanya Pak Marzuki aja, mungkin salah satunya dengan mereka sudah fokus di KLB, berarti kan dia berada di Demokrat versi mereka. Jadi Demokrat yang versi AHY bisa saja menurut mereka sudah tidak relevan,” terangnya. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar