Kasus Dihentikan, Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Tewas Dinyatakan Gugur

Argo-Yuwono
Irjen Argo Yuwono.

harianpijar.com, JAKARTA – Bareskrim Polri resmi menghentikan kasus dugaan penyerangan oleh laskar FPI terhadap anggota polisi yang sedang bertugas dalam insiden di Tol Jakarta-Cikampek Km 50. Dengan demikian, maka status tersangka 6 laskar FPI yang tewas dinyatakan gugur.

“Kasus penyerangan di Tol Jakarta-Cikampek dihentikan. Dengan begitu, penyidikan serta status tersangka sudah gugur,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada awak media, Kamis, 4 Maret 2021.

Argo Yuwono menuturkan polisi sudah menerbitkan laporan dugaan adanya unlawful killing terhadap 4 dari 6 laskar FPI yang masih hidup saat digiring ke dalam mobil polisi. 3 anggota Polda Metro Jaya menjadi terlapor dalam kasus ini.

Baca juga:   Ingin Hadiri Ulang Tahun FPI, Rizieq Shihab Berencana Pulang ke Indonesia

Menurut Argo Yuwono, hal itu sudah sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjalankan rekomendasi dan temuan dari Komnas HAM terkait perkara ini.

“Rekomendasi dan temuan Komnas HAM, kami sudah jalankan. Saat ini masih terus berproses,” ujar Argo Yuwono.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan 6 anggota laskar FPI yang tewas dalam insiden di Tol Jakarta-Cikampek Km 50 sebagai tersangka. Mereka diduga melakukan kekerasan.

“Iya jadi tersangka enam orang itu. Yang (Pasal) 170 itu memang sudah kita tetapkan tersangka, sudah ditetapkan tersangka. Kan itu juga tentu harus diuji, makanya kami ada kirim ke jaksa, biar jaksa teliti,” kata Dirtipidum Brigjen Andi Rian Djajadi, Rabu, 3 Maret 2021.

Baca juga:   Minta Masyarakat Tak Keluar Rumah, Habib Rizieq: Jaga Protokol Medis

Kemudian Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto memastikan penghentian perkara dugaan kekerasan yang dilakukan 6 anggota laskar FPI. Keenamnya telah dinyatakan tewas dalam insiden di Tol Jakarta-Cikampek Km 50.

“Ya nanti akan dihentikan,” ujar Agus Andrianto kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Maret 2021.

“Artinya bahwa proses terhadap perbuatan awal kejadian itu tetap kita proses. Nanti kita SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) karena tersangka meninggal dunia,” sambungnya. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar