Begini Kata Pendiri Partai Demokrat Soal KLB Harus Disetujui SBY

Susilo-Bambang-Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (foto: dok. Partai Demokrat)

harianpijar.com, JAKARTA – Keputusan penyelenggaraan kongres luar biasa (KLB) mesti disetujui Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai ketua majelis tinggi Partai Demokrat. Kendati demikian, pendiri Partai Demokrat memastikan KLB akan tetap berjalan.

“Jalan dong tetep. Itu kan menurut dia (internal Partai Demokrat), bukan kemauan partai, ini kan bukan perusahaan,” ujar salah satu pendiri Partai Demokrat, Hencky Luntungan, kepada awak media, Selasa, 2 Maret 2021.

Hencky Luntungan mengatakan secara umum aturan yang ada di AD/ART itu tidak sah karena pembuatannya tidak melalui pleno.

“Apalagi apa yang disebut majelis tinggi partai itu kan tidak lewat dalam rapat pleno, jadi suka-suka dia aja, bikin di kamar,” kata Hencky Luntungan.

“Partai ini kan partai terbuka, jadi boleh aja aklamasi, tapi kalau pembahasan AD/ART, peraturan organisasi, ya jangan bikin di dalem kamar dong, harus ada pleno,” tambahnya.

Baca juga:   Soal Isu Kudeta Demokrat, SBY Yakin Nama Mahfud MD hingga Budi Gunawan Dicatut

Hencky Luntungan menilai tidak mungkin SBY akan mengabulkan KLB Partai Demokrat. Pasalnya, kata dia, SBY akan membela sang anak, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), selaku ketum.

“AD/ART itu kan dibuat di dalam kamar, liat anak ribut ya bapaknya ikut ngamuk ya pasti dibelain. Jadi kalau dimaksud turun gunung itu bukan membela partai, menyelamatkan anaknya jangan tergoyah, jadilah barang ini dinasti, makanya konstituen ingin menggelar rapat KLB,” tukas Hencky Luntungan.

Untuk diketahui, soal penyelenggaraan KLB termaktub dalam Anggaran Dasar (AD) Partai Demokrat Bab X tentang Permusyawaratan Partai dan Rapat-rapat, tepatnya pada Pasal 81 ayat 4. Adapun bunyinya sebagai berikut:

Pasal 81

(4) Kongres Luar Biasa dapat dilaksanakan atas permintaan:
a. Majelis Tinggi Partai, atau
b. Sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) dari jumlah Dewan Pimpinan Daerah dan 1/2 (satu per dua) dari jumlah Dewan Pimpinan Cabang serta disetujui oleh Ketua Majelis Tinggi Partai.

Selain itu, perihal KLB diatur dalam Pasal 83 Anggaran Rumah Tangga (ART) Partai Demokrat Bab VII tentang Permusyawaratan dan Rapat-rapat. Bunyinya sebagai berikut:

Baca juga:   Soal Isu Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Politikus Demokrat: Pandangan Yang Keliru dan Inkonstitusional

Pasal 83

(1) Dewan Pimpinan Pusat sebagai penyelenggara Kongres atau Kongres Luar Biasa.
(2) Kongres Luar Biasa dapat dilaksanakan atas permintaan:
a. Majelis Tinggi Partai, atau
b. Sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) dari jumlah Dewan Pimpinan Daerah dan 1/2 (satu per dua) dari jumlah Dewan Pimpinan Cabang dan disetujui oleh Ketua Majelis Tinggi Partai.
(3) Dalam permintaan tersebut, harus menyebutkan agenda dan alasan-alasan yang jelas diadakannya Kongres Luar Biasa.

. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar