Punya Mekanisme Sendiri, PAN dan Demokrat Tak Ikut Konvensi Capres NasDem 2022

Partai-NasDem
. (foto: dok. MI/Tiyok)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai NasDem mengajak partai politik untuk ikut dalam konvensi calon presiden (capres) yang akan digelar pada 2022. Terkait hal itu, PAN dan Partai Demokrat menyatakan tak bersedia ikut konvensi capres tersebut.

PAN mengatakan pihaknya tidak akan ikut konvensi tersebut karena sudah memiliki mekanisme sendiri terkait pengusungan capres.

“PAN tidak akan ikut di konvensi Partai Nasdem. Alasannya, pertama, PAN sudah memiliki mekanisme partai dalam menjaring dan menetapkan calon presiden yang akan diusung di pemilu presiden,” ujar Waketum PAN Viva Yoga Mauladi dalam keterangan tertulis, Jumat, 26 Februari 2021.

PAN, dikatakan Viva Yoga Mauladi, tengah fokus pada konsolidasi internal untuk meningkatkan kualitas sistem kaderisasi. Pihaknya juga fokus membantu pemerintah mengatasi pandemi COVID-19.

“Kedua, PAN fokus melakukan konsolidasi organisasi, penataan jaringan partai, dan meningkatkan kualitas program perkaderan,” terang Viva Yoga Mauladi.

“Ketiga, PAN memprioritaskan untuk membantu pemerintah dalam memberantas pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional agar rakyat dapat bekerja normal kembali,” tambahnya.

Kendati demikian, PAN mengapresiasi konvensi Partai NasDem. Menurutnya, Partai NasDem membuka peluang bagi siapa pun yang akan maju pilpres.

“PAN mengapresiasi niat Partai Nasdem untuk menggelar konvensi calon presiden. Hal itu menandakan bahwa NasDem adalah partai terbuka bagi siapa pun anak bangsa yang akan maju di pemilu presiden,” kata Viva Yoga Mauladi.

Baca juga:   Ferdinand: SBY Siap Dukung Gibran di Pilkada Solo

Sementara itu, senada dengan PAN, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan partainya belum berfikir untuk ikut dalam konvensi tersebut.

“Sampai saat ini Partai Demokrat belum terpikir untuk melakukan konvensi capres,” ujar Kamhar Lakumani dalam keterangan tertulis, Jumat, 26 Februari 2021.

Menurut Kamhar Lakumani, partainya saat ini tengah melaksanakan grand desain yang telah dibuat di masa kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Termasuk konsolidasi partai yang merupakan bagian dari persiapan pemilu 2024.

“Sesuai grand strategy dan road map yang telah disusun Partai Demokrat di masa kepemimpinan Mas Ketum AHY untuk 5 tahun periode kepengurusan, saat ini tahapannya fokus pada konsolidasi internal partai,” jelas Kamhar Lakumani.

“Ini bagian dari menghadapi Pemilu 2024, Pileg dan Pilpres. Kami lebih optimis menatap 2024 karena kondisi internal Partai Demokrat saat ini lebih solid, partai secara konsisten bertransformasi menjadi smart party sehingga semakin cerdas dan gesit dalam merespon aspirasi dan kebutuhan objektif rakyat,” imbuhnya.

Selain itu, Kamhar Lakumani mengatakan Partai Demokrat juga memiliki mekanisme tersendiri terkait pencalonan presiden. Namun, partainya masih membuka peluang untuk berkoalisi dengan partai lain.

“Partai Demokrat juga punya mekanisme sendiri dalam menjaring capres, ini menjadi domain Majelis Tinggi Partai. Tentu Partai Demokrat akan membuka diri untuk membangun koalisi dengan partai-partai lain dalam menghadapi Pilpres 2024 mendatang, ini kondisi objektif yang harus dilakukan untuk dapat memenuhi ambang batas pengajuan pasangan capres dan cawapres,” pungkasnya.

Baca juga:   Di Pacitan, Politikus Partai Demokrat Sartono Hutomo Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Sebelumnya, Partai NasDem mengumumkan akan menggelar konvensi capres tahun 2022. Konvensi ini merupakan wujud keterbukaan Partai NasDem bagi anak-anak bangsa yang pantas dan berkualitas untuk memimpin bangsa dan negara sesuai amanat konstitusi.

“Partai NasDem akan secara serius menyelenggarakan konvensi calon presiden pada 2022,” ujar Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate saat konferensi pers secara daring seperti dikutip dari Antara, Jumat, 26 Februari 2021.

“Konvensi ini akan mengedepankan prinsip transparansi dan bottom-up, sehingga berefek positif pada penguatan kelembagaan partai sebagai ruang dan basis rekrutmen kepemimpinan nasional,” sambungnya.

Untuk itu, Partai NasDem mengajak partai politik lain berkoalisi dengan kesamaan visi dan misi. Koalisi lebih awal ini dilakukan agar calon presiden yang dihasilkan dari konvensi telah memiliki tiket untuk maju di Pilpres 2024.

“Dengan tujuan agar konvensi capres menghasilkan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang memiliki atau mendapat tiket untuk ikut dalam pemilihan presiden 2024,” jelas Johnny G Plate. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar