Disebut SBY Terkait Isu Kudeta Demokrat, Moeldoko Bilang Begini

Moeldoko
Moeldoko gelar jumpa pers menanggapi isu kudeta Partai Demokrat. (foto: detik/Sachril)

harianpijar.com, JAKARTA – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut langsung nama Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko terkait isu kudeta Partai Demokrat. Moeldoko pun meminta untuk tak menekan dirinya.

Moeldoko mulanya mengatakan bahwa dirinya tidak mengikuti perkembangan internal Partai Demokrat. Moeldoko juga mengaku tidak mengetahui polemik internal di partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu sudah selesai atau belum.

“Memang belum selesai di Demokrat? Saya pikir sudah selesai dan saya nggak ngikutin tuh ya,” kata Moeldoko kepada awak media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 25 Februari 2021, seperti dilansir dari detik.

Moeldoko mengatakan dalam 3-4 pekan terakhir, dirinya sibuk mengurusi persiapan pernikahan putrinya. Moeldoko lalu meminta semua pihak tak menekannya.

Baca juga:   Soal Bursa Ketua MPR, Politisi Demokrat: Saatnya PDIP Balas Kebaikan di 2009

“Jadi janganlah menekan saya. Saya diam, saya menekankan, dan saya ingin mengingatkan semuanya, karena saya bisa, sangat mungkin, melakukan apa itu, langkah-langkah yang saya yakini,” ujar Moeldoko.

“Jadi, saya berharap, jangan menekan saya, karena seperti tadi saya katakan, saya tidak tahu situasi itu. Saya pesan seperti itu saja, karena saya punya hak, seperti apa yang saya yakini. Itu aja,” imbuhnya.

Baca juga:   Sandiaga: Saya Tak Ingin Komentar tentang Hal yang Akan Picu Kontroversi

Sebelumnya, SBY menyebut langsung nama Moeldoko terkait isu kudeta di Partai Demokrat. Menurutnya, Moeldoko merugikan nama baik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Secara pribadi, apa yang dilakukan Moeldoko adalah di luar pengetahuan Presiden Jokowi. Saya juga yakin bahwa Presiden Jokowi miliki integritas yang jauh berbeda dengan perilaku pembantu dekatnya itu,” kata SBY dalam sebuah video, Rabu, 24 Februari 2021.

“Partai Demokrat justru berpendapat apa yang dilakukan Moeldoko tersebut sangat mengganggu, merugikan nama baik beliau (Jokowi),” sambungnya. (ilfan/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar