Wagub Riza: Pak Anies Dikenal karena Kebijakan Prorakyat, Bukan Buzzer

Ahmad-Riza-Patria
Ahmad Riza Patria. (foto: detik/Ilham)

harianpijar.com, JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Gubernur Anies Baswedan tidak menggunakan buzzer. Menurutnya, Anies Baswedan menjalankan pemerintahan apa adanya dan dikenal karena kebijakan prorakyat.

Hal itu disampaikan Ahmad Riza Patria menanggapi adanya pernyataan Ketua RT 2 RW 1 Rawa Buaya, Jakarta Barat, M Yusuf, yang menyebut Anies Baswedan tak punya buzzer.

“Terkait buzzer mungkin memang ada, saya tidak tahu persis apakah banyak orang gunakan buzzer atau tidak, tapi Pak Anies sejauh yang saya tahu tidak menggunakan buzzer. Dia apa adanya aja ya, populer karena kebijakannya yang prorakyat, dikenal karena keputusannya, kebijakannya membela rakyat. Saya kira itu ya, bukan karena buzzer, dan pernyataan yang disampaikan Pak RT, saya kira itu sesuatu yang baik dan diketahui oleh masyarakat,” ujar Ahmad Riza Patria saat dihubungi, Selasa, 23 Februari 2021.

Baca juga:   3 Tahun Naturalisasi Sungai Masih Banjir, PSI Kritik Gubernur DKI Jakarta Tidak Bisa Kerja

“Bagi orang-orang yang menggunakan buzzer, mudah-mudahan ke depan kalau ingin populer, mari kita berbuat sebaik mungkin bagi kepentingan masyarakat,” imbuhnya.

Ahmad Riza Patria menekankan pihaknya tidak akan merekrut buzzer. Dirinya menyebut tak ada kepentingan Pemprov DKI Jakarta berkaitan dengan buzzer.

“Nggak ada, apa perlunya. Kita nggak perlu rekrut buzzer atau influencer, nggak perlulah. Kami di Pemprov, Pak Gubernur, saya yang melaksanakan tugas sesuai peraturan perundang-undangan, nggak pernah merekrut, berpikir aja nggak pernah perlu adanya buzzer. Kebijakan kami disosialisasikan melalui media sosial yang kami miliki,” kata Ahmad Riza Patria.

Sebelumnya, Anies Baswedan meminta Ketua RT dan RW di Rawa Buaya, Jakarta Barat untuk menceritakan pengalamannya terkait penanganan banjir. Ketua RT 2 M Yusuf menceritakan pompa air di wilayahnya berfungsi dengan baik sehingga air mudah surut.

“Saya ingin undang Pak RT untuk ceritakan, bagaimana pengalamannya Pak RT?” tanya Anies Baswedan.

Baca juga:   Minta Ganti Rugi, Kuasa Hukum Korban Banjir DKI 2021 Datangi Balai Kota

“Kami sebagai pengurus wilayah mengatakan apa yang sebenarnya, tanpa ada paksaan dan tanpa ada indikasi apapun, bahwa pada saat banjir di wilayah kami, pada saat itu hari Sabtu tapi hari Minggu malam paginya itu sudah surut karena ada penanganan cepat, pompa air berfungsi dengan baik, ditambah dengan penyedotan damkar langsung 24 jam dan akhirnya warga antusias banget dengan penanganan Pemprov DKI,” ungkap M Yusuf.

Di sela-sela sambutannya, M Yusuf mengatakan kekurangan Anies Baswedan hanya satu, yakni tidak memiliki buzzer. M Yusuf mengaku cerita yang dirinya sampaikan hari ini tidak dibuat-buat dan tidak diatur siapapun.

“Itu kesaksian saya, karena ini cuman satu kekurangan Pak Anies, Pak Anies tidak punya buzzer, bahwa hari ini benar-benar surut dan tidak pernah ada setingan apapun,” sebutnya. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar