Jalan Purwodadi-Semarang Rusak dan Berlubang, Warga Berharap Ada Perbaikan

Jalan-Purwodadi-Semarang-Rusak
Kondisi jalan Purwodadi-Semarang yang rusak dan berlubang. (foto: dok pribadi)

harianpijar.com, GROBOGAN – Jalan Raya Purwodadi-Semarang, tepatnya di KM 13 Dusun Mulungan, Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, rusak dan berlubang. Warga pun berharap jalan rusak tersebut segera diperbaiki.

Jalan yang rusak itu merupakan jalan yang menghubungkan antara Semarang-Purwodadi-Blora. Salah satunya di Dusun Mulungan terlihat berlubang dan rusak.

Lubang tersebut tepat berada di tengah-tengah jalan. Diperkirakan lubang itu mempunyai luas 70 cm dan berkedalaman 10 cm.

Salah seorang warga Desa Jatilor, Dimas (20), mengaku kerap merasa was-was ketika melewati jalan tersebut. Menurutnya, jika dibiarkan berlubang dan rusak dapat mengakibatkan kecelakaan.

“Menurut saya jalan rusak yang terdapat di Mulungan sangat menganggu kalau mau pergi kemana-mana rasanya jadi takut,” ujar Dimas, Senin, 22 Februari 2021.

“Jalan tersebut sudah berlubang sejak 2 tahun yang lalu, akan tetapi 3 bulan terakhir semakin memburuk,” tambahnya.

Lebih lanjut, dikatakan Dimas, sampai saat ini belum ada upaya nyata dari pemerintah untuk mengatasi jalan rusak tersebut.

“Harapan saya pemerintah agar segera melakukan upaya untuk mengatasi jalan rusak ini sebelum terjadinya kecelakaan,” sambungnya.

Jalan-Purwodadi-Semarang-Rusak
Kondisi jalan Purwodadi-Semarang yang rusak dan berlubang. (foto: dok pribadi)

Sementara itu, Imam (22), salah seorang pengendara yang kerap melewati jalan rusak tersebut, mengaku jengkel dengan kondisi jalan yang berlubang.

Dirinya menyebut banyak kendaraan bermuatan banyak yang rusak setelah melewati jalan tersebut. Tentunya hal itu menyebabkan kendaraan berjalan lambat dan lalu lintas menjadi macet.

“Hampir setiap hari saya melewati jalan itu karena itu salah satu jalan yang saya tahu ketika berangkat kerja,” ucapnya.

Imam mengatakan memang sudah ada upaya perbaikan dengan cara menambal. Tetapi, tambalan itu tidak bertahan lama dan terkelupas kembali.

“Menurut saya jalan itu harus segera diperbaiki dengan dicor. Jalanan masih banyak lubang, apabila lubang itu hanya diaspal saja menurut saya kurang efektif karena itu jalan utama Purwodadi-Semarang,” kata Imam.

“Jadi banyak kendaraan yang melewati jalan itu, jika hanya dicor disaat musim hujan seperti ini mungkin itu tidak akan bertahan lama dan akan mengelupas karena dilewati kendaraan besar. Banyak kendaraan yang mengalami kerusakan di jalan itu. Seperti truk yang patah as-nya dan mengakibatkan kemacetan panjang,” tambahnya.

Untuk itu, Imam berharap ada perbaikan jalan yang dilakukan oleh instansi terkait. “Harus segera diperbaiki dengan dicor. Kurang efektif jika hanya ditambal saja,” pungkasnya.

Bayu Aji Prakoso
Mahasiswa Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
Universitas Negeri Semarang (UNNES)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar