Saat Anies Minta Ketua RT dan RW di Rawa Buaya Cerita Pengalamannya Soal Banjir

Anies-Baswedan-kunjungi-lokasi-banjir-di-Rawa-Buaya
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria, kunjungi lokasi banjir di Rawa Buaya, Jakbar yang sudah surut. (foto: dok Ketua RW 1 Rawa Buaya)

harianpijar.com, JAKARTA – Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria, meninjau lokasi banjir yang sudah surut di Rawa Buaya, Jakarta Barat. Anies Baswedan mengatakan bahwa banjir di lokasi tersebut sangat cepat surut.

“Saya dan Pak Wagub meninjau kondisi di RT 2 RW 1 Kelurahan Rawa Buaya yang pada hari Sabtu kemarin menerima limpahan air dari kali Mokevart, dan kemudian begitu kali Mokevartnya kembali normal, lalu dilakukan pemompaan secara masif. Di sini ada Pak Wali Kota, dikerahkan 24 pompa, dan Alhamdulillah di tempat ini kemudian surut, sehingga hari Senin pagi semua sudah bisa beraktivitas seperti semula,” ujar Anies Baswedan saat meninjau di RT 2 RW 1 Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Senin, 22 Februari 2021.

Anies Baswedan pun lalu meminta Ketua RT dan RW setempat untuk menceritakan pengalamannya. Ketua RT 2 M Yusuf menceritakan pompa air di wilayahnya berfungsi dengan baik sehingga air mudah surut.

“Saya ingin undang Pak RT untuk ceritakan, bagaimana pengalamannya Pak RT?” tanya Anies Baswedan.

“Kami sebagai pengurus wilayah mengatakan apa yang sebenarnya, tanpa ada paksaan dan tanpa ada indikasi apapun, bahwa pada saat banjir di wilayah kami, pada saat itu hari Sabtu tapi hari Minggu malam paginya itu sudah surut karena ada penanganan cepat, pompa air berfungsi dengan baik, ditambah dengan penyedotan damkar langsung 24 jam dan akhirnya warga antusias banget dengan penanganan Pemprov DKI,” ungkap M Yusuf.

Baca juga:   Tanggapi Soal Pelajar Ikut Demo di DPR, Begini Kata Gubernur Anies

Di sela-sela sambutannya, M Yusuf mengatakan kekurangan Anies Baswedan hanya satu, yakni tidak memiliki buzzer. M Yusuf mengaku cerita yang dirinya sampaikan hari ini tidak dibuat-buat dan tidak diatur siapapun.

“Itu kesaksian saya, karena ini cuman satu kekurangan Pak Anies, Pak Anies tidak punya buzzer, bahwa hari ini benar-benar surut dan tidak pernah ada setingan apapun,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua RW 1 M Sahri juga menceritakan pengalamannya. Menurutnya, di wilayahnya air surut dalam hitungan 1×24 jam.

“Alhamdulillah penanganan tahun ini luar biasa pemerintah sigap dengan bapak gubernur wali kota dan ASN lainnya luar biasa, yang tadinya Rawa Buaya itu keringnya antara 4-5 hari, sekarang 1×24 jam kering,” kata M Sahri dalam kesempatan yang sama.

“Alhamdulillah tadi jam 01.00 WIB malam dengan ketinggian air 20 sampai 1,5 meter, Alhamdulillah Rawa Buaya nol nihil tidak ada air,” imbuhnya.

Baca juga:   Ingatkan PSI Tak Asal Serang Anies, NasDem: Kritik Perlu tapi Bukan Benci

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan banjir di Jakarta saat ini sudah 100 persen surut. Dirinya berterima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras menangani banjir.

“Alhamdulillah atas izin Allah pada hari Minggu 1 hari kemudian 99,9 persen surut. Ini terjadi lewat kerja keras seluruh jajaran untuk melakukan pemompaan di tempat-tempat yang terdampak. Kemudian, hari Senin dini hari, jam 03.00 WIB pagi tadi, dipastikan bahwa 100 persen sudah surut,” ujar Anies Baswedan saat apel di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin, 22 Februari 2021.

Anies Baswedan mengungkapkan roda perekonomian dan pemerintahan saat ini telah berjalan normal kembali. Dirinya menyebut hal itu karena upaya dari seluruh jajarannya yang mampu mengendalikan dampak dari curah hujan ekstrem beberapa hari lalu.

“Jadi alhamdulillah hari Senin pagi, seluruh kegiatan perekonomian, kegiatan pemerintahan, bisa berlangsung tanpa ada gangguan sedikit pun akibat curah hujan ekstrem pada hari Sabtu yang lalu,” pungkas Anies Baswedan. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar