PKS: Risma Penantang Tangguh di Pilgub DKI, tapi Hati-Hati Banyak Mensos Jadi Terdakwa

Mardani-Ali-Sera
Mardani Ali Sera. (foto: AKURAT/Sopian)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanggapi soal posisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dinilai terancam usai dibuntuti Mensos Tri Rismaharini atau Risma dalam survei Pilgub DKI Jakarta. Menurut PKS, sebagai petahana, posisi Anies Baswedan masih kuat.

“Semua masih punya peluang. Tergantung kemampuannya memberi manfaat bagi warga DKI. Mas Anies kuat karena incumbent (petahana),” ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat dihubungi, Kamis, 18 Februari 2021.

Mardani Ali Sera tak membantah perihal posisi Risma sebagai penantang yang tangguh untuk Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta mendatang. Hanya saja, dirinya mengingatkan jabatan Mensos yang kerap menjadi terdakwa.

Baca juga:   Ini Kata Abdurrahman Suhaimi Soal HT Berlogo PKS yang Jadi Barang Bukti Kerusuhan 22 Mei

“Bu Risma penantang yang tangguh, apalagi Mensos. Walau hati-hati karena banyak Mensos jadi terdakwa,” sebutnya.

Mardani Ali Sera lalu mengungkap posisi Anies Baswedan kuat jika Pilgub DKI Jakarta diadakan 2022. Namun jika 2024, semua masih berpeluang termasuk kader PKS.

“Jika 2022 peluang Mas Anies besar. Jika 2024 semua masih berpeluang. PKS juga menyiapkan kadernya,” kata Mardani Ali Sera.

Baca juga:   PKS: Penambahan Pimpinan Tak Jamin Kerja MPR Jadi Lebih Efektif

Sebelumnya, hasil survei terkait Pilgub DKI Jakarta menunjukkan nama Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma membuntuti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Terkait hal itu, PKB menilai posisi Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta sangat terancam.

“(Anies Baswedan) sangat terancam,” ujar Ketua DPP PKB Faisol Riza kepada awak media, Kamis, 18 Februari 2021. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar