Demokrat Duga Presiden Jokowi-Menteri Sudah Jarang Ajak Moeldoko Ngopi

Moeldoko
. (foto: instagram/dr_moeldoko)

harianpijar.com, JAKARTA – Kepala KSP Moeldoko, yang dituding terlibat isu kudeta Partai Demokrat, heran dengan pihak-pihak yang grogi saat dirinya ngopi-ngopi. Menanggapi hal itu, Partai Demokrat menduga Moeldoko sibuk mencari teman ngopi lantaran sudah jarang diajak Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Mungkin Bapak Presiden Joko Widodo sudah jarang mengajak KSP Moeldoko ngopi-ngopi. Begitu juga rekan sesama menteri, sudah jarang mengajak KSP Moeldoko ngopi-ngopi,” ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam keterangannya, Minggu, 7 Februari 2021.

“Jadi, KSP Moeldoko sibuk cari teman buat ngopi-ngopi. Sampai mesti ngopi-ngopi dengan kader Demokrat, yang notabene tidak di dalam pemerintahan,” sambungnya.

Baca juga:   Pertemuan Paloh-PKS, Hasto: PDIP Ingatkan Konsistensi Partai Koalisi

Herzaky Mahendra Putra mengatakan Moeldoko rela repot-repot mengajak kader Partai Demokrat ngopi. Menurut informasi yang dirinya dapat dari kader, Herzaky Mahendra Putra menyebut kader yang diajak ngopi itu juga awalnya tak tahu akan bertemu Moeldoko.

“Kader-kader kami pun banyak yang tidak terima dibohongi. Bisa-bisanya dibohongi dan dipaksa bertemu dengan beliau untuk yang katanya ngopi-ngopi, tapi ternyata diajak ikut dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD). Makanya mereka kemudian melapor ke Ketua Umum AHY, karena mereka menentang keras GPK PD, terutama karena ada orang dekat kekuasaan yang terlibat di dalamnya,” kata Herzaky Mahendra Putra.

Baca juga:   Muzani: Gerindra Sedang Godok Nama Calon Kepala Daerah, Termasuk Gibran Jokowi

Sebelumnya, Moeldoko mengunggah foto sedang memegang cangkir dengan keterangan sedang ngopi di akun Instagramnya, @dr_moeldoko, pada Sabtu, 6 Februari 2021. Dalam foto tersebut dirinya tampak mengenakan baju putih dan jaket biru.

“Aku nambah kopi, ada yang semakin grogi,” demikian tulisan yang menyertai foto tersebut. Dalam caption-nya, Moeldoko menyebut tidak pantas jika seseorang langsung pergi setelah menghabiskan secangkir kopi. Terlebih, saat ada rekan yang bergabung untuk ngopi. (ilfan/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar