Orang Tua Cerita Anaknya Kini Tak Ada Masalah Lagi Sekolah Tanpa Jilbab

Siswi-nonmuslim-dipaksa-pakai-jilbab
. (foto: tangkapan layar Facebook Elianu Hia)

harianpijar.com, JAKARTA – Kepala SMK Negeri 2 Padang Rusmadi sudah menyampaikan permintaan maaf terkait polemik siswi nonmuslim diminta berjilbab. Elianu Hia, orang tua siswi bernama Jeni Cahyani Hia, mengatakan putrinya tetap tak memakai jilbab ke sekolah dan tak lagi dipermasalahan.

“Dia sekolah seperti biasa, memang nggak pakai (jilbab). Tidak ada (masalah lagi),” kata Elianu Hia, Rabu, 3 Februari 2021, seperti dilansir dari detik.

Elianu Hia mengungkapkan pihaknya masih menunggu jawaban Kemendikbud atas surat yang dikirimkan terkait polemik tersebut. Meski begitu, kata dia, pihaknya telah memaafkan pihak sekolah terkait polemik siswi nonmuslim diminta berjilbab.

“Kita sudah memaafkan mereka, karena kita sudah melapor ke Menteri Pendidikan, kita tunggu jawaban surat kita,” ujar Elianu Hia.

Seperti diketahui, video adu argumen antara Elianu Hia dan pihak SMK Negeri 2 Padang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Elianu Hia mempertanyakan apa dasar sekolah meminta siswi nonmuslim berjilbab.

Baca juga:   Soal Video Baju Melorot, Melda Rosita: Kata Maaf Nggak Cukup, Pelaku Tetap Aku Kasih Pelajaran

Elianu Hia mengaku dipanggil melalui pesan lisan pihak sekolah kepada anaknya. Dirinya menyebut anaknya sudah 3 minggu dipanggil oleh pihak bimbingan dan konseling (BK) gara-gara tak memakai jilbab.

“Jadi anak saya ini sudah tiga minggu ini dipanggil terus ke kantor BK, sehingga akhirnya saya datang,” kata Elianu Hia, Jumat, 22 Januari 2021.

“Saya tanya, ini kebijakan siapa, karena tidak ada keputusan Menteri Pendidikan atau keputusan gubernur. Mereka menjawab ini keputusan sekolah. Wajib katanya,” lanjutnya.

Pihak sekolah lalu buka suara dan menyatakan tak ada paksaan bagi siswi nonmuslim untuk berjilbab. Dinas Pendidikan Sumbar juga telah membentuk tim untuk mengusut masalah ini.

“Selaku Kepala SMK Negeri 2 Padang, saya menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dari jajaran staf Bidang Kesiswaan dan Bimbingan Konseling dalam penerapan aturan dan tata cara berpakaian bagi siswi,” ujar Rusmadi.

Baca juga:   Kecuali Jeni Hia, Ternyata Ada Puluhan Siswi Nonmuslim Pakai Jilbab di SMK 2 Padang

Pihak Disdik Sumbar mengatakan tak pernah ada intimidasi ataupun paksaan bagi siswi nonmuslim untuk memakai jilbab. Selain itu, tata tertib SMK Negeri 2 Padang juga tak menyebut secara detail siswi nonmuslim harus berjilbab. Namun, ada aturan menggunakan pakaian muslim pada hari Jumat.

Di sisi lain, Mendikbud Nadiem Makarim meminta masalah ini segera diselesaikan. Dirinya memerintahkan agar pihak yang terlibat dengan aturan intoleran tersebut diberi sanksi.

“Saya meminta pemerintah daerah sesuai dengan mekanisme yang berlaku, segera memberikan sanksi yang tegas atas pelanggaran disiplin bagi seluruh pihak yang terbukti terlibat, termasuk kemungkinan menerapkan pembebasan jabatan, agar permasalahan ini menjadi pembelajaran kita bersama ke depannya,” kata Nadiem Makarim. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar