Diancam Akan Dicerai, Istri di Sumbar Ini Bantu Suami Perkosa Wanita Lain

Ilustrasi-Pencabulan-Pemerkosaan
Ilustrasi.

harianpijar.com, JAKARTA – Seorang suami berinisial AF (30) dan istrinya YN (40) ditangkap Polres Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar). Penangkapan itu dilakukan terkait kasus dugaan perkosaan. Sang istri membantu suaminya untuk memperkosa korban wanita berinisial S (26).

Korban dan tersangka laki-laki merupakan rekan kerja di toko yang sama. Sebelum perkosaan, korban juga mengalami pelecehan seksual oleh tersangka. Korban mendapat ancaman dari tersangka.

“Di 2020 terjadi perkosaan dua kali. Yang pertama, korban, tersangka sendiri yang membawa ke rumah. Yang kedua kalinya terakhir itu tanggal 11 Desember 2020,” ujar Kasat Reskrim Polres Bukittingi AKP Chairul Amri Nasution saat dihubungi, Selasa, 26 Januari 2021.

Chairul Amri Nasution mengungkapkan istri pelaku, YN, menjemput korban untuk ikut ke rumahnya. Dia juga memaksa dan mengancam korban.

Baca juga:   Bejat! Pria Ini Nekat Perkosa Nenek 60 Tahun Setiap Malam Jumat

“Istri membuka seluruh baju korban, istri tersangka ini mengatakan, ‘Kau puaskan suami saya’. Sebelum melakukan itu, istri ciuman dulu dengan suaminya. Dan yang membantu beli kondom juga istrinya,” jelasnya.

Aksi cabul pasangan suami-istri itu terungkap setelah korban melapor ke polisi pada 19 Januari 2021. AF dan YN ditangkap pada Sabtu, 23 Januari 2021.

“Pada awal laporan tanggal 19 Januari kemarin memang lagi shock dan trauma berat, tidak bercerita, setelah pemeriksaan lanjutan tanggal 21 sebelum penangkapan baru terbuka dan cerita semua,” kata Chairul Amri Nasution.

S melaporkan perbuatan yang dialaminya lantaran takut terus menjadi korban. Dirinya lalu mencari kuasa hukum untuk mendampinginya melapor.

Baca juga:   Bejat! Pria Ini Nekat Perkosa Nenek 60 Tahun Setiap Malam Jumat

“Didampingi kuasa hukumnya, karena dia takut merasa khawatir ini akan menjadi terus-menerus. Dia cari penasihat hukum dan cerita kepada penasihat hukum dan mendampingi melapor,” ucapnya.

Menurut Chairul Amri Nasution, motif YN bersedia membantu suaminya memperkosa S karena takut diceraikan.

“Lalu kan ditanya apa motif istri mau turut serta, ternyata istrinya diancam oleh suaminya, bila tidak menuruti keinginannya, akan diceraikan. Akhirnya menuruti kemauan suaminya,” kata Chairul Amri Nasution.

Akibat dari perbuatannya itu, AF dan YN ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerkosaan. “Pasal yang kita terapkan itu sama (terhadap dua tersangka), 285 ce 289, untuk 285 KUHP itu dia 12 tahun untuk 289 KUHP itu 9 tahun,” pungkasnya. (ilfan/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar