Diduga Rasis ke Natalius Pigai, KNPI Papua Barat Laporkan Politikus Hanura ke Polisi

Natalius-Pigai
Natalius Pigai. (foto: dok Antara)

harianpijar.com, JAKARTA – Politikus Partai Hanura Ambroncius Nababan (AN) dilaporkan ke Polda Papua Barat oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat. Pelaporan itu dilakukan terkait dugaan ujaran rasisme terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi mengatakan laporan tersebut didaftarkan oleh Ketua KNPI Papua Barat Situs Diwansiba hari ini. Laporannya diterima dengan nomor LP/17/I/2021/Papua Barat.

“Usai membuat laporan polisi, Ketua KNPI membacakan pernyataan sikap dihadapkan beberapa Pejabat Utama Polda PB yang menemui pengurus KNPI, yakni Dirkrimum Kombes Ilham Saparona, Dirkrimsus Kombes Romylus Tamtehena, Kabid Propam Kombes Bulang Bayu Samudra dan Kabid Humas Polda PB Kombes Pol Adam Erwindi,” ujar Adam Erwindi dalam keterangan tertulisnya, Senin, 25 Januari 2021.

Baca juga:   JoMan: Apa yang Dilakukan Abu Janda Tak Mewakili Presiden, Itu Sikap dan Pandangan Pribadi
Laporan-KNPI-Papua-Barat
KNPI Papua Barat melaporkan politikus Partai Hanura Ambroncius Nababan ke Polda Papua Barat. (foto: dok. Istimewa)

Ambroncius Nababan dilaporkan atas unggahan di Facebook. Di mana, akun Facebook bernama Ambroncius Nababan mengunggah foto Natalius Pigai yang disandingkan dengan foto gorila dan tertulis kalimat, “Edodoeee pace. Vaksin ko bukan sinovac pace tapi ko pu sodara bilang vaksin rabies. Sa setuju pace.”

Adam Erwindi mengungkapkan KNPI Papua Barat mengecam sikap Ambroncius Nababan kepada Natalius Pigai. KNPI Papua Barat meminta agar kasus ini diusut sampai tuntas.

“Adapun pernyataan sikap tersebut yakni mengecam keras sikap rasisme yang dilakukan oleh Sdra AN, menuntut kepolisian RI agar bertindak tegas dan cepat menangani persoalan ini dengan memberi hukuman sesuai UU yang berlaku dan memberi tegang waktu sekitar 2 pekan terhitung dari tanggal pembuatan LP,” kaya Adam Erwindi.

Baca juga:   Tanggapi Fadli Zon Soal Listrik Padam, Inas: Mulutnya Asal Kumur-Kumur!

“Mengajak seluruh elemen pemuda di Papua Barat agar mengawal kasus ini hingga tuntas. Mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi dan menahan diri serta mempercayakan kasus ini sepenuhnya kepada pihak Kepolisian,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dikatakan Adam Erwindi, kasus tersebut saat ini sudah dikoordinasikan dengan pihak Cyber Bareskrim Polri. Dirinya meminta agar semuanya tetap menahan diri menunggu kasus tersebut diproses sampai selesai.

“Kasus ini menjadi atensi Polda Papua Barat dan telah dikoordinasikan langsung oleh Dirkrimsus Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, yang mana telah berkoordinasi dengan tim cyber bareskrim Polri terkait kasus laporan kasus ini. Mari sama-sama kita jaga Papua Barat tetap kondusif, biarkan oknum tersebut mempertanggungjawabkan perbuatan,” pungkas Adam Erwindi. (ilfan/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar