Harapan Presidium Alumni 212 ke Kapolri Baru: Bisa Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Aminuddin
Ketua Presidium Alumni 212 Aminuddin. (foto: detik/Kanavino Ahmad Rizqo)

harianpijar.com, JAKARTA – Komjen Listyo Sigit Prabowo tak lama lagi akan menjalani fit and proper test di DPR setelah diajukan menjadi calon tunggal Kapolri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presidium Alumni 212 mengatakan siapapun Kapolri-nya harus bisa menuntaskan kasus pelanggaran HAM.

Ketua Presidium Alumni 212 Aminuddin berharap Kapolri yang baru bisa secapatnya menuntaskan rekomendasi dan temuan Komnas HAM terhadap kasus tewasnya 6 laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

“Kita sejak awal mengharapkan mau siapapun Kapolrinya, bagi Presidium Alumni 212 adalah yang bisa menuntaskan kasus pelanggaran HAM yang sudah direkomendasikan oleh Komnas HAM,” ujar Aminuddin dalam keterangannya kepada awak media, Senin, 18 Januari 2021, seperti dilansir dari detik.

Aminuddin berharap Kapolri baru bisa membuka seterang-terangnya kasus tersebut tanpa ditutup-tutupi. Dirinya pun meminta agar dalam peristiwa tewasnya enam Laskar FPI ini tidak melihat latar belakang para korban.

Baca juga:   Rachmawati ke DPR, Kapolri: Hukum Tak Bisa Diintervensi Pihak Manapun

“Tewasnya enam laskar FPI ini jangan dilihat dia FPI-nya, tapi dia adalah warga bangsa yang harus dilindungi. Konstitusi kita mengatakan itu, apapun agamanya apapun aliranya poltiknya dan sebagainya itu harus kita usut secara tuntas. Karena ini anak bangsa, yang punya masa depan,” ucapnya.

Baca juga:   Dapat Gelar Sutan Rajo Paga Alam, Kapolri Ucapkan Terimakasih Ke Masyarakat Sumbar

Selain itu, dikatakan Aminuddin, Kapolri baru juga harus bisa meresapi dasar filosofi Polri yang menjadi pengayom dan pelindung masyarakat tanpa terkecuali.

“Jadi ketika ditanya (harapan) kepada Kapolri baru itu jelas, Presidium Alumni 212 ini adalah membela terhadap orang-orang yang teraniaya hak-haknya secara pribadi, sebagai manusia sebagai warga bangsa, makanya sejak awal kita turun ke Komnas HAM itu bagaimana membela ulama dan aktivis yang dikriminalisasi,” kata Aminuddin. (msy/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar