Soal Calon Kapolri, Komisi III Berharap Jokowi Perhatikan Usul Wanjakti-Kompolnas

Idham-Azis
Kapolri Jenderal Idham Azis. (foto: jpnn/Ricardo)

harianpijar.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Idham Azis diketahui akan segera memasuki masa pensiun pada awal tahun 2021 nanti. Komisi III DPR berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) nantinya memperhatikan rekomendasi Kompolnas dan Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri jika ingin menunjuk calon Kapolri pengganti Idham Azis.

“Siapa pun Kapolri nantinya itu adalah hak prerogatif Presiden. Sesuai undang-undang usulan dari Wanjakti/nas atau Kompolnas itu hanya sebagai usulan ataupun masukan saja. Baik usulan administrasi atau teknis itu semua terserah kepada Presiden sebagai user. Siapa pun yang ditunjuk Presiden itu haknya,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga Ketua DPP PAN, Pangeran Khairul Saleh, kepada awak media, Rabu, 30 Desember 2020.

Pangeran Khairul Saleh berharap Jokowi dapat memerhatikan usulan nama dari Wanjakti dan Kompolnas. Sebab, kata dia, kedua lembaga itu mengetahui kondisi internal di Polri serta sosial masyarakat.

“Presiden agar dapat memperhatikan usulan Wanjakti karena yang mengetahui kondisi internal kepolisian, begitu juga dengan Kompolnas yang memahami kondisi sosial masyarakat terkait institusi kepolisian,” ucapnya.

Selain itu, Pangeran Khairul Saleh juga berharap siapa pun yang dipilih Jokowi menjadi calon Kapolri adalah calon terbaik Polri. Dirinya ingin orang tersebut dapat meneruskan dan meningkatkan kinerja Polri.

Baca juga:   Pengamat Nilai Penerbitan Perppu KPK Berpotensi Timbulkan Konflik Baru

“Diharapkan siapa pun yang disampaikan oleh Presiden nanti benar-benar calon terbaik yang dapat meneruskan hal-hal baik oleh Kapolri sebelumnya, dan memperbaiki apa yang menjadi kekurangan sehingga kinerja Polri semakin baik ke depannya dan selalu mendapat kepercayaan oleh masyarakat,” sebutnya.

Meski demikian, dikatakan Pangeran Khairul Saleh, Komisi III DPR saat ini belum menerima Surat Presiden terkait nama-nama calon Kapolri yang dipilih Jokowi.

“Sampai saat ini Istana belum menyampaikan surat presiden yang ditandatangani Presiden Jokowi berisikan nama-nama calon Kapolri untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III,” ujar Pangeran Khairul Saleh.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Idham Azis akan segera memasuki masa pensiun pada Januari 2021. Kompolnas mengatakan pihaknya akan mengirimkan rekomendasi nama-nama calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis ke Presiden Jokowi.

Di sisi lain, menurut catatan IPW, ada sejumlah nama yang cocok jadi cakapolri, baik dari anggota yang bertugas di internal dan eksternal Polri.

“Meski komjen yang bertugas di internal Polri lebih berpeluang menjadi Kapolri, para komjen yang bertugas di luar kepolisian juga tetap memiliki peluang yang cukup besar. Misalnya Sutanto, Dai Bachtiar, dan Tito Karnavian masuk menjadi Kapolri setelah bertugas di luar Polri, yakni di BNN dan BNPT,” papar Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam rilis kepada awak media, Senin, 30 November 2020.

Baca juga:   Demokrat: Presiden Harus Segera Hentikan Wacana Penundaan Pemilu

IPW menilai ada tiga komjen dari internal Polri yang berpeluang besar menjadi Kapolri. Mereka adalah Wakapolri Komjen Gatot Edi, yang pernah menjadi Asrena Polri dan Kapolda Metro Jaya serta berpengalaman mengendalikan situasi Jakarta saat Pilpres 2019. Kedua adalah Kabaharkam Komjen Agus Andriyanto, yang pernah bertugas di daerah keras sebagai Kapolda Sumut.

Selanjutnya, IPW juga menilai Kabareskrim Komjen Sigit Listyo, yang pernah menjadi ajudan Presiden Jokowi dan Kapolda Banten, berpeluang besar menjadi Kapolri. Nama Sigit Listyo belakangan memang bersinar karena kepemimpinannya, termasuk yang menonjol adalah saat dirinya memimpin penangkapan buron kelas kakap Djoko Tjandra.

Di luar Polri sendiri, dikatakan IPW, ada dua nama yang juga punya peluang di bursa calon Kapolri. Mereka adalah Komjen Boy Rafli Amar dan Sestama BIN Komjen Bambang Sunarwibowo. Boy Rafli Amar pernah menjadi Humas Polri, Kapolda Banten, Kapolda Papua, serta Kepala BNPT. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar