Tak Hanya Kadrun-Kampret, PPP Minta Gatot Juga Imbau Sebutan Cebong Dihilangkan

Achmad-Baidowi
Achmad Baidowi.

harianpijar.com, JAKARTA – PPP menanggapi pernyataan Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang mengajak semua pihak hilangkan sebutan ‘kadrun’ dan ‘kampret’ karena melecehkan Tuhan. PPP meminta Gatot Nurmantyo juga mengimbau hilangkan sebutan ‘cebong’.

“Jadi Pak Gatot jangan hanya mengimbau menghilangkan kadrun dan kampret, cebong juga harus dihilangkan. Jadi imbang dong, jangan berat sebelah. Tokoh bangsa itu harus berdiri di tengah-tengah, bukan memihak salah satu,” ujar Wakil Sekjen PPP Achmad Baidowi kepada awak media, Kamis, 17 Desember 2020.

Menurut Achmad Baidowi, sebutan kadrun, kampret, dan cebong tidak diperlukan dalam perpolitikan negara ini. Namun masalahnya, kata dia, netizen atau pelaku media sosial sudah mengidentifikasi kelompok yang berseberangan dengan mereka dengan sebutan-sebutan itu.

Baca juga:   PPP: Tak Bisa Ideologi Pancasila Diganti Khilafah

Karena itu, dikatakan Achmad Baidowi, Gatot Nurmantyo seharusnya meminta semua sebutan dihentikan, bukan hanya kadrun dan kampret.

“Harusnya imbauan itu berlaku semuanya. Tidak hanya pelecehan bagi Tuhan selaku pencipta ya, pelecehan sesama manusia. Masak orang baik dibilang cebong, orang baik disebut kampret atau kadrun,” kata Achmad Baidowi.

“Maka sebaiknya sebutan, labelisasi, terhadap dua kelompok tersebut harus dihilangkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, ajakan menghilangkan sebutan kadrun dan kampret disampaikan Gatot Nurmantyo dalam video yang dibagikan akun Instagram-nya, @nurmantyo_gatot, Kamis, 17 Desember 2020. Gatot Nurmantyo juga menyertakan caption ‘jangan merendahkan bangsaku’ di unggahannya tersebut.

“Dalam kesempatan ini juga saya mengimbau, secara tidak sadar ataupun sadar, sengaja ataupun tidak sengaja, kita anak bangsa ini sudah merendahkan bahkan melecehkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan mempunyai sebutan masing-masing ada yang menyebutkan kadrun, ada yang menyebutkan kampret, itu kan nama binatang, padahal itu ciptaan Tuhan, manusia kita semua,” ujar Gatot Nurmantyo dalam video.

Baca juga:   Mukatamar PPP, Baidowi: Ada 5 Nama yang Digadang-gadang Jadi Caketum PPP

Gatot Nurmantyo pun mengajak semua pihak untuk bernegara dengan santun. Dirinya ingin bangsa Indonesia menjadi bangsa yang terhormat.

“Mari kita sama-sama bernegara dengan santun. Hilangkan kata-kata seperti itu. Kembalilah kepada bangsa Indonesia yang berbudaya tinggi. Memanggil dengan kata ‘mas’, ‘kakak’, ‘abang’, panggilan ‘ucok’ dan sebagainya, sehingga bangsa lain melihat kita bangsa yang terhormat,” pungkasnya. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar