Yusri-Yunus
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

harianpijar.com, JAKARTA – Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Selasa, 1 Desember 2020 besok. Pemeriksaan itu dilakukan terkait kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. Polisi pun mengimbau para simpatisan Habib Rizieq untuk tidak datang.

“Iya kan mengimbau aja ke sini datang yang baik-baik aja, nggak usah bawa pasukan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 30 November 2020.

Yusri Yunus mengimbau simpatisan Habib Rizieq untuk menaati hukum dan sadar akan situasi pandemi virus Corona. Dirinya berharap masyarakat untuk tidak datang bergerombol dan membuat kerumunan selama Habib Rizieq menjalani pemeriksaan.

BERITA PILIHAN SPONSOR

Menurut Yusri Yunus, agenda Habib Rizieq besok hanya akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Untuk itu, dirinya berharap simpatisan Habib Rizieq untuk tidak datang ke Polda Metro Jaya.

Baca juga:   Penyidik Polri Akan Lakukan Pemeriksaan Lanjutan jika Novel Pulih

“Kita harapkan tidak (simpatisan Habib Rizieq ke Polda Metro Jaya). Saya mengimbau taat hukum, kita warga negara Indonesia harus taat hukum. Kan datang ke sini hanya menyampaikan apa yang harus disampaikan di pemeriksaan,” ucapnya.

Kendati demikian, Yusri Yunus mengatakan pihaknya mengaku telah siap terkait pengamanan pemeriksaan Habib Rizieq besok di Polda Metro Jaya. Termasuk tes Corona sebelum menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya pada Minggu, 29 November 2020, langsung mendatangi kediaman Habib Rizieq Syihab di Petamburan, Jakarta Pusat. Kedatangan itu bertujuan untuk melayangkan surat panggilan kepada Habib Rizieq terkait kasus kerumunan di Petamburan.

“Kita lakukan pemanggilan beberapa saksi yang ada tersangkut ke Pasal 160 KUHP atau Pasal 93 di UU Karantina Kesehatan dan di Pasal 216 KUHP,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 30 November 2020.

Baca juga:   Mulai Hari Ini, Rizieq Shihab Masuk Daftar Buronan Polisi

Yusri Yunus mengatakan Habib Rizieq akan dipanggil sebagai saksi. Penyidik akan mendalami dugaan pelanggaran di Pasal 160 KUHP.

Pasal 160 KUHP sendiri berkaitan dengan adanya hasutan orang lain untuk melakukan perbuatan pidana. Yusri Yunus menyebut pihaknya akan mendalami indikasi terkait Habib Rizieq yang diduga menghasut masyarakat untuk berkerumun.

“Ya di situ di Pasal 160 mengundang. Tahu bahwa situasi ini situasi pandemi COVID-19 mengundang kerumunan misalnya. Itu yang kita lakukan pendalaman pemeriksaan sebagai saksi,” ungkapnya.

Selain Habib Rizieq, menantunya Hanif Alatas juga turut dipanggil untuk diperiksa terkait kasus kerumunan di Petamburan tersebut. (msy/det)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar